HARAVAN
  • WpView
    Reads 483
  • WpVote
    Votes 49
  • WpPart
    Parts 18
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jul 24, 2021
"Kenapa semakin hari kamu semakin terlihat berbeda?" Harava Seldhani namanya. Ia hanyalah perempuan biasa yang memiliki seorang kekasih bernama Ghivan Febrian. Mereka telah menjadi sepasang kekasih selama hampir satu tahun. Semua murid selalu iri melihat hubungan mereka yang selalu harmonis itu. Selalu senang bersama. Selalu sedih bersama. Sungguh pasangan yang sangat hangat sekali. Awalnya, hubungan mereka baik-baik saja. Tapi setelah 'orang itu' tiba-tiba datang ke dalam hubungan mereka, semuanya menjadi berubah. Hara seperti tidak mengenal Ghivan. *** "Van. Kok aku ngerasa kamu berubah ya Van?" tanya Hara sambil menatap Ghivan. "Atau aku aja yang selama ini yang gak bener-bener mengenal kamu." "Ra. Maaf." Hanya itu yang bisa Ghivan ucapkan. "Gak pa-pa kok Van. Udah aku maafin. Jadi gak perlu minta maaf lagi. Selagi kamu senang aku mah bisa apa?"
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Tulisan Ghani (SELESAI)
  • MENEPI
  • Kisahku bersamanya
  • RAJAWALI
  • Lelah Dilatih Rasa [END]
  • THE BADBOY [TAMAT: PART LENGKAP]
  • ALEAGAS [END]
  • DAVARA
  • LOVE STORY (END)✓

Ketika pertama kali mengenal Zita, Ghani melihat perempuan itu tak lebih dari sekedar murid biasa. Matanya, senyumnya, cara ia bicara, suaranya, gelak tawanya, gerak-gerik tubuhnya, tidak ada yang spesial. Namun, di tahun kedua sekolah, perlahan-lahan semuanya berubah. Ghani melihat ada yang berbeda. Zita bukan lagi murid biasa seperti yang selama ini tertanam di benaknya. Zita lain. Sesuatu dalam diri perempuan itu membuat Ghani jadi ingin lebih tahu, lebih kenal, lebih dari semua orang yang pernah ada dalam hidup Zita. Saat Ghani mengambil satu langkah lebih dekat dengan perempuan itu, tiba-tiba saja Zita berhenti bergerak. Dinding yang tinggi tiba-tiba hadir dan membuat Ghani bertanya-tanya. Setelah mengalami itu, Ghani sadar bahwa keadaan Zita adalah yang paling penting. Ghani mulai belajar bahwa menyayangi seseorang bukanlah lagi masalah memiliki atau tidak. Apa yang Ghani inginkan adalah Zita bahagia. Dari perempuan itu, Ghani mulai mengerti arti dari ketulusan. ================================================================ © 2023 Radin Azkia

More details
WpActionLinkContent Guidelines