Malam
  • WpView
    Reads 84
  • WpVote
    Votes 25
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, May 22, 2019
Menurutmu malam itu apa? Tunggu...aku tahu, pasti kamu sudah akan menjawabnya dengan berbagai macam soalan selain gelap, hitam, dan sekawanannya bukan? Kalau memang iya, kamu salah besar. Malam itu temanku. Dia yang selalu rela ku panggil pagi-pagi untuk mendengarkan aku bercerita. Dan malam tidak pernah marah. Oh tunggu, mungkin dia marah tapi tidak bilang. Ah ya sudahlah! Yang jelas, aku suka bercerita padanya.
All Rights Reserved
#302
2019
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • PROSA "Proyeksi Rasa" [END]
  • Kelas A [End]
  • Rapuh Lalu Retak (RLR)
  • The Special Class
  • Satu Titik Dua Koma
  • K-Pop
  • Sosiologi Cinta (TAMAT)
  • Menyimpan Rasa
  • NYAMAN [Proses Revisi]
  • choice ;

Bagi Alfira, persahabatan adalah ikatan tanpa komitmen. Sedangkan sahabat adalah makhluk Tuhan yang siap mendengarkan keluh kesahmu dan memberi solusi dari masalah kehidupanmu. Tapi keadaan memang tidak pernah bisa diprediksi, apa yang dimiliki juga bisa kapan saja pergi. Ketika sahabatnya pergi, Alfira benar-benar kehilangan arah tanpa arti, butuh adaptasi lagi untuk sembuh dari elegi. "Cuma lo Ra! yang menganggap persahabatan ini bukan apa-apa. Ya cuma lo!" ucap Reza kecewa. Namun, ketika semuanya kembali mampukah Alfira berdamai dengan hati? Butuh waktu yang lama untuk sembuh, butuh keadaan yang seirama untuk menempuh. Tapi, bagaimana jadinya jika aku sudah berhasil berlabuh, dengan mudahnya kau kembali dan karamkan lagi kapalku? "Kalo nggak mau jadi pacar gue oke gue terima lo tolak, tapi kalo gue lamar gimana?" ucap laki-laki yang ada dihadapannya. Lalu apa-apaan kali ini? Dengan berani dan percaya diri tingkat tinggi, dia menawarkan diri menjadi awak kapalku? Yang aku yakin, dia pasti mampu membantuku. Namun, bisakah aku melupakan masa lalu? Dan kembali menempuh perjalanan baru?

More details
WpActionLinkContent Guidelines