Senja di Angkasa

Senja di Angkasa

  • WpView
    Reads 360
  • WpVote
    Votes 119
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jun 9, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
"Lo suka Senja?" "Iya" "Kenapa?" "Ngga butuh alasan kali" "Gue nanya apa alasan Lo suka Senja?" "Karena Senja di angkasa itu indah. Senja memang tidak setiap waktu ada, tapi ia tau kapan waktunya kembali untuk mengukir keindahan" 💧 Ini hanyalah sebuah kisah perjalanan asmara antara dua pelajar SMA yang sama-sama baru mengerti apa itu arti kesetiaan dan apa itu kehilangan. Banyak rintangan yang mereka lalui. Berbagai hal dilakukan untuk mempertahankan sebuah hubungan yang telah berada di ambang batas. Lalu bagaimanakah perjuangan mereka? Apakah takdir mempersatukannya atau malah memisahkan keduanya secara paksa? 💧 Maaf apabila ada kesamaan nama, watak, atau latar tempat. Cerita ini murni dari hasil kerja otak saya. Dan saya tidak pernah menjiplak karya orang lain. Maka dari itu hargailah saya dan jangan men-cap atau menjiplak cerita ini. Happy reading Readers jangan lupa Vote dan Coment nya ya🖤 [Update Setiap Hari]
All Rights Reserved
#133
somplak
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • JAM 3 SORE
  • Sosiologi Cinta (TAMAT)
  • Garis Luka
  • KEPERGIAN SENJA
  • LEOLA
  • GALANG [SELESAI]
  • || Study For You || End ✔
  • Terima Kasih, Senja!
  • DEVIAN [END]
  • Hello, Mas Dosen! (TERBIT)

JANGAN LUPA FOLLOW DAN VOTE SETELAH MEMBACA‼️ 🌥️🌥️🌥️ Jam tiga sore. Hujan turun pelan-pelan. Langit kelabu, suara kelas yang riuh, dan satu orang yang selalu duduk di belakangnya. Berisik, nyeleneh, dan nyebelin. Tapi entah kenapa Naya tak pernah terganggu sedikit pun. Naya tidak tahu kapan tepatnya Aksa mulai masuk ke pikirannya. Mungkin sejak kertas origami berbentuk kodok itu muncul atau tulisan miring Aksa yang berkata "Ini nggak bisa menggonggong, tapi bisa lompat ke hatimu." Awalnya dia mengira Aksa hanya cowok absurd yang suka gambar bebek pakai helm di dinding toilet sekolah. Tapi lama-lama... langkah kakinya jadi yang paling ia kenali. Diam-diam jadi yang paling ia tunggu. Mereka bukan kisah cinta yang gegap gempita. Tidak ada janji manis. Tidak ada gombal yang bikin meleleh, hanya obrolan aneh yang bisa membuat rindu terus bertahan. Membuat perasaan tumbuh seperti hujan-pelan, tapi pasti meresap. Kisah mereka cuma tentang momen-momen kecil yang ternyata besar. Tentang sosok yang nggak sempurna, tapi justru bikin dunia seseorang terasa lebih hidup. Tentang pertemuan yang tak disengaja, kenangan yang tak bisa hilang, dan jarak yang kadang hadir bukan karena ruang, tapi karena waktu dan keberanian yang tertunda. *********** Selamat menelusuri jejak rasa yang tak pernah benar-benar pergi. Selamat membaca-semoga kamu temukan dirimu di sela-sela kisah ini. Jangan lupa tinggalkan jejakmu-vote, komen, dan bagikan kisah ini agar rindu tak hanya menjadi milik kita ❤️ NOTE : DILARANG PLAGIAT‼️

More details
WpActionLinkContent Guidelines