
Pernah suatu kali aku merasa amat sangat sepi. berteman dengan sepi bersahabat dengan sepi merasa amat sangat nyaman bersama sepi. iya, aku ini kesepian. aku hampir lupa caranya tersenyum... aku hampir lupa bagaimana caranya tertawa... aku hampir lupa bagaimana rasanya dingin dikala hujan... aku hampir lupa bagaimana rasanya panas dikala terik... tidak cukup menarik untuk menoleh kebelakang... tapi ntah mengapa, lukanya masih amat sangat terasa. cukup enggan untuk mengenang semua yang sudah terjadi... tapi ntah mengapa seputaran memory selalu berputar disaat dimana aku pun enggan mengingatnya. bukan sebuah keajaiban, namun bisa dikatakan demikian. aku masih berdiri disini. dengan residu yang aku miliki. berharap seseorang datang membawa kehangatan yang membuatku sadar akan dinginnya udara di saat hujan turun... yang membuatku sadar akan bahayanya kesepian seorang diri... yang membuatku sadar akan indahnya bunga-bunga ditaman saat mereka semua sedang mekar... yang membuatku sadar akan monokrom yang harus berubah menjadi warna warni... monokrom...Tutti i diritti riservati
1 parte