SILENT
  • WpView
    Reads 510
  • WpVote
    Votes 64
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Apr 27, 2019
"Apa yang paling kamu benci di dunia ini, Rin?" "Perpisahan." Diam. Hanya itu yang bisa dilakukan sosok cewek penakut seperti Sherina Azzahra Fauziya. Ketika mata tak mampu menatap. Ketika hati tak kuasa memendam. Dan rasa tak mampu disembunyikan. Sherina sangat menyukai musik, terutama piano. Dia sangat pandai memainkannya. Namun, karena suatu hal dia harus berhenti bermain musik. Ada dua orang yang hilang dalam masalalunya, dan mereka adalah potongan melodi dari setiap alunan pianonya. Bagi semua orang Devan Eleno Bandiani adalah sosok yang mampu memikat mata siapapun yang memandangnya. Cerdas, tanggungjawab, keren, dan dialah superstar SMA Kejora. Diam-diam Sherina kagum pada Devan, teman sekelasnya yang selalu sempurna dimatanya. Namun, Devan tak pernah menanggapi sapaan ataupun perlakuan Sherina padanya. Sherina ingin berjuang untuk memikat hati Devan, ia ingin memiliki Devan. Namun ternyata ada alasan lain yang membuatnya putus asa, karena ia tau semua ini hanya menunda perpisahan. Ada apakah dengan Sherina?Mengapa dia putus asa dari keinginannya memiliki Devan?Lalu bisakah mereka bersatu?Dan siapakah dua orang dimasalalunya yang kini hilang dari hidupnya?
All Rights Reserved
#751
ceritawattpad
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Name is SYANARA (COMPLETED)
  • RION IS MY MANTAN!
  • KALA BIRU DEWATA
  • HEARTBREAKING (On Going)
  • Innocent Dream
  • ALRIN
  • Don't Talk About Money
  • Destiny [COMPLETED]
  • INI CINTA BUKAN BENCI

"Kamu ga akan pernah pergi, rumah kamu di sini kamu harus bareng terus sama Bunda" ucap Airin menahan putri bungsunya. "Maaf Bun, Ara pengen cari kebahagian Ara dan kebahagian itu ga Ara dapet di sini" ucap Ara sembari melepaskan tangan Airin yang menahannya. "Kamu akan pergi kemana? Cukup ikhlaskan Alvino dan semuanya ga ribet kayak gini" "Ayah ngomong gampang tapi aku yang jalanin susah! Sekarang coba Ayah yang ada di posisi aku, aku suruh Ayah pisah sama Bunda apa Ayah mau? Bertahun-tahun Fira selalu nomor satu di hati Ayah, tapi aku? Selayaknya pesuruh, selalu nurut apa kata penyuruhnya" Ara berkata dengan air mata yang semakin mengalir deras, ingin cepat pergi dari sana, "Apa Ayah pikir semua yang Ayah suruh dan aku turutin itu bikin aku bahagia? Jawabannya enggak!" Penasaran? Yukk langsung bacaaa

More details
WpActionLinkContent Guidelines