Get Out | Ongoing

Get Out | Ongoing

  • WpView
    Reads 521
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, May 1, 2020
Selama hampir 5 tahun di Amerika, akhirnya Cassie Wesley harus kembali ke rumah bersama keluarganya karena berita bahwa ayahnya telah meninggal. Cassie menyadari bahwa ada banyak perubahan terjadi di keluarganya selama dia berada jauh dari rumah, tentang ibu tirinya yang selalu dingin dengan tatapan tajam dan seorang lelaki asing yang tinggal dirumahnya terus menerus menguntit dirinya, hubungan yang rumit bersama mantan pacar, sikap kakanya yang selalu berubah-ubah. Terutama tentang ketidakjelasan jawaban atas miseriusnya kematian dan luka-luka yang ada tubuh ayahnya membuat Cassie harus mencari tahu tentang apa yang sebenarnya terjadi. WARNING! 17++ CERITA INI BERISI KONTEN DEWASA, HARAP BIJAK MEMILIH BACAAN.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Coffee Of My Life
  • RAGU : THE SECRET STORY
  • Keadilan? Memang Ada?
  • [ END ] Broken Shadow
  • Denaya : Tahanan Masa Lalu "The Search Of True Love And Trauma Healing"
  • Equinox
  • Introverts to Extroverts
  • Baby Canny
  • Home

Sebuah kisah cinta, kisah persahabatan dan kisah keluarga. Kisah yang menceritakan pahitnya kehidupan saat menjadi dirinya. Dia gadis bodoh yang semakin hari terdesak keadaan. Menjerit meminta tolong pada angin yang tak menghiraukannya. Apa mungkin kalian percaya pada keajaiban sebuah kesetiaan dalam penantian panjang? Ibunya mungkin suatu saat akan meninggalkannya dan pria itu mungkin bukan cinta sejatinya, tapi di sudut ruang dalam setitik cahaya yang menjadi satu-satunya harapan, ia mencoba mengukir akhir kisah yang manis. -- Sakit. Rasanya sakit sekali. Aku seperti menggores tubuhku dengan pisau yang kugenggam sendiri. Namun sebelumnya tanpa kusadari, aku terlebih dulu menikamnya. Lalu, bagaimana cara menolongnya sementara tangankupun tak sanggup lagi bergerak? Apa permintaan maaf masih bisa ditoleransi? -COMPLETED-

More details
WpActionLinkContent Guidelines