Get Lost In You

Get Lost In You

  • WpView
    LECTURAS 363
  • WpVote
    Votos 46
  • WpPart
    Partes 6
WpMetadataReadContenido adultoContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación vie, jun 21, 2019
Bagaimana Jadinya Jika Bima seorang Pemuda polos dan tampan asal Indonesia harus tersesat di Negara asing Paris? Belum lagi orang yang bersedia membantunya adalah seorang gadis yang Bima percaya mengidap gangguan jiwa. "Kalo kamu perlu sesuatu kamu datang aja ke apartemen sebelah, terus bilang kalo kamu Boyfriend nya aku, ngerti?" -Mia "Cuma bilang Boyfriend kamu aja? serius kamu, mereka bakal percaya kalo saya bilang saya teman cowok kamu gitu aja?" -Bima Mia terkekeh geli dan langsung meninggalkan Bima yang masih telihat bingung.
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Naughty Nanny
  • AMOUR (Mr. Pradipta)
  • Be My Lovers at Midnight
  • #5 Reasons Why I Love You - END
  • FRIEND WITH BENEFIT (SELESAI)
  • Rindu yang berjarak
  • STILL IN LOVE [END]
  • Mau Lanjut Sampai Mana?
  • Two Faced - TERBIT

"Baju lo kebuka banget. Nggak sekalian jual diri?" "Udah. Papi lo pelanggannya. HAHAHA." "Anjing!" "Nanti lo pura-pura kaget aja kalau besok gue jadi mami lo. Soalnya gue udah berhasil godain dan jebak bokap lo yang tajir itu. Berhubung lo sering rese dan bertingkah, gue bakal jadi ibu tiri yang jahat. Pokoknya siapin mental dari sekarang. Anggap aja ini hari pembalasan buat bocah nakal kayak lo." "Papi nggak mungkin suka sama cewek nggak jelas kayak lo! Nggak mungkin! Gue tau selera papi!" "Eitttss siapa bilang? Buktinya papi lo doyan banget sama gue tuh! Emang semalem lo nggak denger suara plok plok plok dari kamar papi? Itu gue lagi digempur brutal sama papi lo." "Orang gila! Lo pikir gue bakal percaya omong kosong orang nggak waras kayak lo?! Nggak! Gue kenal papi. Papi nggak mungkin ngelakuin itu apalagi sama lo! Nggak mungkin!" "Lo serius nggak denger apa pura-pura doang, nih? Padahal keras banget loh hentakan papi lo. Sayang banget ternyata nggak kedengeran. Tapi kalau suara desahan gue pasti denger dong? Yang ahh ahh itu loh. Itu pas papi lo geraknya dicepetin, mana makin keras. Makanya gue sampe jerit. Tapi gue yang minta lebih cepet, sih, hehehe." "Diem! Lo orang gila! Gue nggak mau punya mami orang gila kayak lo! Berhenti ngarang cerita!" "HAHAHAHA. Nggak sabar jadi mami tiri dan siksa lo habis-habisan. Kalau udah puas bikin lo menderita, tinggal usir deh. Hush hush hush! Pergi yang jauh. Biar gue aja yang kuasain harta papi lo. Ughh! Pasti seru banget. Apalagi kalau nanti ada scene ngakakin lo yang udah dibuang terus jadi gembel." "PAAAAPIIII!" "Pioooo ..." "Hehehe."

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido