We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Tasbih Cinta Di Penghujung Subuh

Tasbih Cinta Di Penghujung Subuh

  • WpView
    Reads 9
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureComplete Sun, Apr 7, 2019
WpInfo
Poetry
Menutup diri, menjauh dari hiruk pikuk asmara dan keramahan manusia adalah hal yang selalu ia hindari. Berusaha agar tak kembali tersentuh oleh belaian harapan palsu yang selalu mencari muka.Oleh penghianatan yang bertopeng bak Primadona. Hidup adalah proses perjalanan menyusuri lorong mimpi.Bukan bunga tidur yang tak jelas merayu dengan sejuta ketidakjelasan. Perjalanan mengumpulkan bekal untuk hari akhir yang sudah pasti datang dengan konsep yang telah Tuhan rencanakan di waktu keabadian. Dalam perjalanan tak ada yang mudah sekali melangkah langsung tiba di tujuan. Lika liku jalan dengan tanah yang tak selalu mulus, penuh dengan kerikil- kerikil bahkan berbatuan dengan tak jarang pohon tumbang menimpa badan jalan menghalangi langkah menjadi rintangan menuju tujuan. Seperti apa kisah perjalanan hidup gadis kolong dari keluarga sederhana?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Berlabuh di Takdir-Nya
  • Cinta Dalam Hijrah || SELESAI
  • Ana Uhibbuka Fillah ( TAMAT  )
  • Love Story In Friendship [End]
  • 𝐏𝐞𝐫𝐣𝐚𝐥𝐚𝐧𝐚𝐧 𝐌𝐞𝐧𝐮𝐣𝐮 𝐊𝐞𝐛𝐚𝐡𝐚𝐠𝐢𝐚𝐚𝐧
  • Perjalanan Hijrah
  • THE LIGHT OF HIJRAH (A Secret) [ ON GOING ]
  • Catatan Hijrah

📖 Berlabuh di Takdir-Nya oleh - rn Muhammad Fahri Al-Ghifari tak pernah menyangka, jalan hijrahnya yang teguh bisa terguncang oleh satu perasaan yang datang perlahan-tanpa suara, tanpa aba-aba. Ia bukan sedang mencari cinta. Tapi sebuah mimpi, sejuk dan jelas, membuatnya mulai bertanya: "Apakah rasa ini bagian dari petunjuk... atau hanya lintasan hati?" Zeyana Maheera, gadis tenang dan kuat yang memilih berhijrah di usia muda, memegang prinsip meski berada di rumah yang tak sejalan. Di luar, ia terlihat tegar. Tapi malam-malamnya dipenuhi sujud yang meminta kekuatan untuk tetap bertahan, meski sering merasa sendirian. Ketika dua jiwa yang sedang bertumbuh di jalan Allah dipertemukan dalam sunyi, dalam perenungan, dan dalam doa yang saling menguatkan, mereka pun belajar bahwa cinta yang suci bukan datang karena ingin, tapi karena Allah mengizinkan. Sebuah kisah hijrah, keteguhan, dan cinta yang bernaung dalam iman. Karena cinta terbaik, bukan yang paling cepat datang. Tapi yang paling sabar menunggu. Dan jika Allah telah menetapkan, tak ada yang bisa menghalangi. Cinta itu akan berlabuh... di Takdir-Nya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines