Distraksi Kelabu

Distraksi Kelabu

  • WpView
    Reads 233
  • WpVote
    Votes 27
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Feb 6, 2022
WpInfo
Poetry
'Pada setiap bait yang dihantar Pada setiap kata yang diucap Ada airmata yang luruh tersedu Ada kamu dan debar asing itu' *** Rangkum cakap dua insan yang tak lagi dimabuk asmara. Mereka yang dihadapkan pada jenuh dan sebuah kata semu. 'Kala lelah tak jadi alasan untuk pindah. Biarlah Langit jadi rahasia mengapa harus Bening yang terluka' -Lang 'Biarlah Langit temaram, tak apa. Asal jangan dulu terganti bintang. Kali ini bukan ego yang bicara, tapi rasa yang entah kapan hilangnya' -Bening copyright2019, DistraksiKelabu by kiboyochan
All Rights Reserved
#241
pujangga
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Senja (Diangkat Dari Kisah Nyata)
  • ᑲіᥒ𝗍ᥲᥒg уᥲᥒg mᥱᥒᥙᥒggᥙ sᥱ᥆rᥲᥒg ᑲᥙᥣᥲᥒ
  • Telatkah Kukatakan Ana Uhibbuka Fillah (Sudah Terbit)
  • PERLINA
  • mr.bean Ibrahim  End|
  • ALTAR RASA | END ✓ |
  • ANGKASARAYA
  • LANGIT YANG TAK PERNAH PULANG

Tepatnya 1 tahun 8 bulan sudah akan tiba. Dimana masa-masa yang sangat sulit, hari demi hari beriringan dengan sunggingan senyum manis dihampiri dengan perasaan yang masih membekas_memar. Aku perlu tau, seakan menjadi topik pembicaraan kita tempo hari_desakku. Aku hanya perlu pahami;setidaknya masa lalu adalah gambaran yang telah usang. Tapi, masih saja kerap sekali kau jaga dari debu. Aku fikir, kau sungguh tiada berujung sedih_nyatanya pahit. Berulangkali aku sering tak sadar akan kehadiranmu; menghantui kesesakan dalam dada. Seharusnya aku sadar_membohongi diri. Sebenarnya jiwaku meronta_rapuh;tapi kakiku beku, lidahku kaku. Berbuat semauku pun tak mampu. Aku harus ceritrakan sepenggal kata ini_setidaknya pada bayanganmu, atau sebait kalimat ini ku sampaikan pada nafasmu. Aku menyerah. Ya, aku pernah menyerah dan berlabuh dihatimu karena rapuh_sama halnya sekarang aku ingin berhenti_lari dari kenyataanmu. Kau bahkan tidak mau tau tentangku_nalarku hilang. Sama persis saat aku pernah kekosongan_kau pun mengisi hariku. Bagaimana aku dapat berisyarat_bergerakpun aku tak sanggup. Aku bagai terjerat;buram;kelam. Hari ini aku akan pastikan kau tidaklah takdirku. Dimana aku bisa bebas dan terbang;melompat dan menerjang_tidaklah keingiannmu. Bermimpi tentangmu tak jua masuk dalam hariku_masih ada yang mengkait dikepalamu_aku hanya persinggahan. Ini terlalu sakit yang mendalam. Aku bisa apa? Coba jelaskan kepada selembar kertas jawabmu_mungkin aku dapati. Setidaknya kau tidak membiarkanku terjerat. Aku bisa berbuat apa dengan menjalani hubungan ini tanpa tulusmu mencintai kekuranganku. Aku tak mampu dengan keinginanmu. Aku sungguh tiada daya. Ku mohon maafkan kelemahanku. Itulah mungkin sebabnya kau masih mencari separuh yang pernah hilang dan tertinggal. Aku bersedia kau tinggalkan tanpa syarat apapun, asal titipkan salammu sebagai suatu tanda kau pernah menjadi penghias hariku_kelam. Aku bersedia_tinggalkan aku saja, mungkin itu lebih baik bagimu_kehilangan. April 2017

More details
WpActionLinkContent Guidelines