TITIK, KOMA

TITIK, KOMA

  • WpView
    Reads 416
  • WpVote
    Votes 118
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jun 13, 2019
Pandu menarik tangan Sera kasar hingga kaki gadis itu melesat. Tanpa basa-basi, Pandu mengeluarkan beberapa lembar foto dan melemparkannya ke wajah Sera, sehingga membuat gadis itu tertegun. "Kalo selama ini lo masih nganggap gue cuma sebagian dari diri Arga, lo salah." Pandu tersenyum sarkastis, hal yang paling Sera benci. Sera melihat lembaran foto yang sudah berserakan dibawah kakinya, itu adalah foto kenangan saat Sera dan Arga foto box berdua, disitu keduanya tersenyum lepas dan bahagia. "Gue bisa jelas-" "Jelasin kalo lo masih gabisa lupain Arga Ser?" Potong Pandu terlebih dahulu dengan nada tinggi. "Kepercayaan gue, ternyata lo salah gunakan Ser." "Ga gitu ndu!!" Balas Sera berteriak.
All Rights Reserved
#14
titikkoma
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • BILA (SUDAH TERBIT)
  • ANGKASA [END]
  • Bad Girl VS Bad Boy {END}
  • SCHUTZENGEL (Revisi Bertahap)
  • My Psycopath Man (Sudah Terbit)
  • Sikampret & Sitengil [COMPLETED]
  • Numbness (selesai)
  • Rude Beautiful Girl [Sudah Terbit]
  • MyBoyfriend Is Rude
  • sorry (COMPLETE✔✔)

(SEBAGIAN PART SUDAH DI HAPUS) Berawal dari pertemuan tidak sengaja dengan kakak kelasnya di depan gerbang sekolah, Lara kemudian harus merasakan sesuatu yang belum pernah di temui sebelumnya. Jatuh cinta. Perhatian yang Biru berikan juga seakan menunjukkan harapan. Tanpa Lara sadari, ternyata jatuh pada perasaan tidak selamanya manis. Awal kisah pun dimulai, tentang bagaimana Lara berjuang, berusaha menunggu, menahan sakit, juga merasa sendiri pada penantian yang tak berujung. ©copyright by Ingrid Regina

More details
WpActionLinkContent Guidelines