Karena Takdir Allah

Karena Takdir Allah

  • WpView
    Reads 68
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Apr 10, 2019
WpInfo
Fiction
Social Themes
"Jika kita bertemu karena takdir Allah. Maka, ketika kita berpisahpun itu karena kehendaknya-Nya. Percayalah, saya mencintaimu, Kak. makanya saya melepaskanmu"
All Rights Reserved
#127
ukhty
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ikhlas Bersamamu |END|✓
  • Sinar Cinta Hulya
  • my husband is my idol
  • Astagfirullah, Husband! [RE-UPLOAD]
  • Skenario Allah yang Terindah (END)
  • Kita dan Sang Pencipta
  • Ternyata Kamulah Lauhul Mahfudz Ku
  • Find Me !
  • After Meet You [ REVISI SELESAI ]
  • KHAIRA

⚠️ DON'T COPY MY STORY ⚠️JIKA ADA KESAMAAN NAMA TOKOH, KEJADIAN, LATAR, SUASANA SAYA MOHON MAAF SEBESAR-BESARNYA KARENA ITU DILUAR DUGAAN SAYA! ⚠️ JANGAN BACA DIWAKTU SHALAT, TETAP JADIKAN AL-QURAN PALING UTAMA UNTUK DIBACA ⚠️ CERITA INI DI PERUNTUKAN YANG SUKA BANYAK MEMBACA ____________ Blurb: Berharap Jika kelak, akan ada seseorang yang bisa menerimaku apa adanya tanpa syarat, mencintaiku dengan jujur tanpa tapi, dan menghargaiku tanpa adanya rekayasan. Tak ada yang lebih dia inginkan, hanya satu kebahagiaannya yaitu melihatku selalu tersenyum, dan ketika aku lelah bahunya menjadi sandaran ku tanpa memperdulikan keburukan ku di Masa lalu. Ketika kata "Sah" terucap dari bibir itu, aku menjadi tanggung jawabnya, surgaku ada padanya. Di detik itu juga, aku mencintai suamiku. Berharap pernikahan ini akan membuatku tahu apa arti dari kebahagiaan, tapi tetap saja aku seakan tidak boleh merasakan apa itu kebahagiaan. Lelaki yang kuharapkan akan membimbingku menuju jannah-Nya. Namun itu, hanya harapan yang bisa kurasakan dimimpiku saja. Berusaha tegar dan sabar seperti Khadijah, ku mohon aku tak sekuat itu. Apa ini memang takdirku? Menjadi istri yang hanya sebagai patung yang tak pernah dihargai bahkan tak pernah diperdulikan. Ya Rabb... Aku berserah diri pada-Mu Ini aku Aku yang terus bersabar, bahkan sampai kesabaran itu sendiri merasa lelah dengan kesabaranku... [Sayyidina Ali bin Abi Thalib] High rangking #1 in Spiritual High rangking #2 in Spiritual __________ Start : 7 July 2019 Finish : 16 Februari 2020

More details
WpActionLinkContent Guidelines