Hey, Nathan!

Hey, Nathan!

  • WpView
    Reads 61
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Apr 19, 2019
Kaca yang sudah jatuh,pasti dia akan hancur menjadi berbagai keping,terpecah belah,dan rapuh. Tetapi saat ingin dibersatukan kembali,akan ada yang terluka karena kepingan kaca itu. Sama seperti kita, saat kita hancur, tidak akan bisa menjadi utuh lagi. Tidak bisa dipersatukan lagi kembali. Dan jika bisa,pasti tidak akan seperti dulu lagi,akan menjadi berbeda,semuanya berubah. -Nathan
All Rights Reserved
#932
nathan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SQUAD TO SIBLINGS {END} ✓
  • glücklich sein
  • When Love Calls [END]
  • Soal Rasa 2
  • Jovanka dan Abang Kembar
  • If Only.. (Seandainya..) I LingOrm
  • Collateral Hearts - LingOrm ( END )
  • Hantu Naci Piuu! [END]
  • Karena Kamu Rumahnya

Sebuah Fenomena tiba-tiba menghancurkan sebuah kota dalam waktu singkat. Mungkin sebuah fenomena bisa menghancurkan semesta. Namun, tidak dengan persahabatan mereka. "Mau berjanji? Kita akan menjadi saudara yang saling menjaga, melindungi, menyayangi, memberikan kebahagiaan. Menjadi obat bagi salah satu yang terluka diantara kita dan melalui semuanya bersama sama." "Kita udah melalui semuanya sama sama. Masuknya kita ke kota ini. bukanlah akhir dari segalanya, justru mungkin ini adalah awal yang harus kita lewati bersama sama." Cinta dan kasih yang mengeratkan mereka. Namun, nyatanya semesta bukanlah musuh utama. Melainkan dendam yang mengubah segalanya hingga tuhan menarik kembali perlindungannya. Mereka bukanlah 9 Raga, melainkan 9 jiwa. "Raganya mungkin tak di sini, tapi jiwanya tak pernah pergi." Kesalahan tanpa sengaja menyematkan dendam terdalam di hati manusia. Tak ada yang tau bagaimana dendam itu bekerja hingga mematikan akal sehat dan menggelapkan mata manusia. Merenggut dunia dari banyak jiwa. Kebahagiaan yang sirna, tak ada lagi rasa aman dalam hati mereka. Semua berubah menjadi derita dan penyesalan sepanjang masa. Petualangan bukan sebatas selamat dari bencana, tapi juga bertahan hidup setelahnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines