Story cover for Triangulum by remahanrengginang2
Triangulum
  • WpView
    LECTURES 401
  • WpVote
    Votes 77
  • WpPart
    Chapitres 14
  • WpView
    LECTURES 401
  • WpVote
    Votes 77
  • WpPart
    Chapitres 14
En cours d'écriture, Publié initialement mars 30, 2019
Bunda,
Rigel mencintai bunda tak ada batasnya,
Aku tak akan membagi  rasa sayangku kepada siapaun jika itu yang bunda mau.
Tapi bunda, Rigel lelah.
Rigel memang bersyukur mempunyai ibu sekuat bunda,sehebat bunda, seperhatian bunda.
Bun,bagaimanapun rigel ini seorang anak.
Pasti haus akan kasih sayang,
Bukan,bukan kasih sayang seorang ibu.
Tapi, seorang ayah?
Bunda selalu bercerita ayah itu seseorang yang sangat hebat,tampan, dan pantang menyerah serta orang yang bertanggung jawab.
Aku tau bun,tanpa bunda kasih taupun aku bisa lihat dari binar mata bunda setiap bunda menceritakan ayah.
Hingga aku benar-benar mengidolakan sosoknya meski aku belum pernah melihatnya.
Bun, kapan aku bisa bertemu dengannya?
Aku terlalu lelah untuk bertanya
Aku terlalu letih untuk mencari

Jadi,bisakah kali ini bunda menjawabnya?

03 februari 2019.
RRY

~~~~
Tous Droits Réservés
Inscrivez-vous pour ajouter Triangulum à votre bibliothèque et recevoir les mises à jour
ou
#897coldboy
Directives de Contenu
Vous aimerez aussi
Vous aimerez aussi
Slide 1 of 9
AZELLO [END] cover
Arselio Maverick P. cover
Pelangi yang Telah Lama Hilang cover
WAVER [Completed] cover
Altar >< Altarik ✓ cover
I'M HAPPY WITH YOU [TAMAT] cover
My Lovely Brother cover
PUISI UNTUK BUNDA  cover
[1] 𝐃𝐚𝐫𝐢 𝐉𝐚𝐮𝐡 | On Going cover

AZELLO [END]

65 chapitres Terminé

"Woy, Kuning!" Duagh "Manggil gitu lagi, gue galiin kubur lo!" Pemuda bar-bar bernama Azello itu sungguh tak bisa diajak bercanda. Senggol sedikit langsung bacok. Tapi itu candaan yang menyebalkan, enak saja rambutnya ini blonde you know! Bukan kuning! Entah keturunan darimana dia tidak tahu, karena emaknya asli Indo tulen. Bapaknya? Entahlah dia tidak pernah tau. Namun siapa sangka jika dengan orang terdekatnya dia bersikap berbanding terbalik. Bagai langit dan bumi! "Enggak Aze nggak gitu, Aze nggak nakal." "Mau kambuh lagi, hm?" "Enggak." Azello menggeleng keras. Dia paling kesal kalau asmanya sudah kambuh. Ini kisah Azello si bengek pecinta lolipop. *** "Azello, hier ist Papa, komm her, boy." "Gue nggak punya Papa, nggak usah ngaku-ngaku!" BUKAN cerita BxB !!!Murni imajinasi penulis, don't copy paste!!! [FOLLOW DULU SEBELUM MEMBACA] Hargai setiap part cerita dengan vote & komen Siders jauh-jauh sana!