Through Mili's Eyes

Through Mili's Eyes

  • WpView
    Reads 160
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 17
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jul 3, 2019
"Mata emas itu..." Apakah bila kita sendiri berarti kita kesepian? Apakah bila kita senang bermain berarti kita tidak bisa serius? Kehidupan itu begitu sederhana...... namun penuh dengan misteri Andaikan seseorang bisa melihat dunia dari balik kedua mata emas itu, mungkinkah untuk memecahkan salah satu rahasia yang disimpan dunia ini?
All Rights Reserved
#414
rahasia
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Blood Of Friendship
  • ZiAron [END]
  • SHORT STORY
  • Narasi patah hati
  • WE WERE BORN TO DIE (a story by life)
  • SUGAR SUGAR LOVE (TAMAT)
  • His Secret (END) - JJK
  • DI BALIK ANDROMEDA (END/REVISI ULANG)
  • Heartless

(Judul sebelumnya: All Eyes Around You dan diubah) Pertemanan antar kelas itu...Manis, asam, asin dan pahit. Iya, kamu mungkin memiliki 40 orang teman di kelas. Dengan fakta simple itu..sesaat, kita tidak akan terdengar sendirian. Tapi kalau kita telusuri hingga ke detail yang paling akurat, banyak sekali yang kesepian. Pertemanan dan gengsi antar grup, tanpa sadar kalau mereka ini teman sekelas. Kekompakkan selalu terlihat antar sesama, walau sebenarnya, masih ada kepahitan rasa yang disembunyikan. Ketika keadaan memaksa, mereka harus bekerja sama dengan sekuat keinginan. Awal yang manis, diikuti asam dan asin...akankah akhirnya menjadi pahit? Semua berawal dari kecerobohan Satrio yang memungut sebuah Kristal merah secara tidak sengaja. Kristal itu normal, kelihatannya. Namun ternyata, benda itu menjerumuskan tidak hanya Satrio, tetapi juga semua teman-temannya, anak-anak 8E, ke dalam sebuah masalah besar. Bumi terancam bahaya! Dan mereka tidak akan tinggal diam! Mereka berlatih sihir, bertarung, semua peraturan perang yang tidak dimiliki manusia biasa. Rupanya mereka memang harus berperang. Mereka ditakdirkan untuk berperang. Namun, melawan Kegelapan tidaklah mudah. Mereka tidak akan tinggal diam! Mereka membisikkan hasutan-hasutan jahat, memori-memori buruk, agar mereka terpecah belah! Butuh kepercayaan dan kebersamaan untuk melawan Kegelapan. Mereka yakin, mereka bisa! Akan tetapi semakin ke sini, hal itu mulai diragukan. Dan di akhir perjuangan yang telah mereka lalui dengan susah payah, satu kejadian menghancurkan semuanya. Dapatkah mereka mengatasi semua ini? Sekuat apakah kepercayaan mereka terhadap satu sama lain. This is the Blood of Friendship. Satu kesalah pahaman akan menimbulkan pertumpah darahan. Bagaimana kalau temanmu berkhianat? NB: Please! No copas!

More details
WpActionLinkContent Guidelines