Kallem : Diam-Diam Bucin

Kallem : Diam-Diam Bucin

  • WpView
    Reads 76,704
  • WpVote
    Votes 6,322
  • WpPart
    Parts 32
WpMetadataReadComplete Tue, Feb 14, 2023
Namanya Kallem, dan aku menyukainya sejak awal kelas sebelas. Aku memandanginya setiap hari. Aku juga mencari tahu banyak hal tentangnya. Dia pernah memungut stiker Sonic The Hedgehog di jalan kemudian memandanginya seperti harta karun. Dia juga memelihara empat landak mini, salah satunya bernama Ata. Seperti namaku. 'Aku suka Sonic' adalah jargon pertamanya. 'Aku nggak bisa, pokoknya nggak bisa' adalah jargon keduanya ketika ditembak cewek. Aku jatuh cinta setengah mati kepada Kallem dan ingin perasaanku dibalas. Tapi yang bisa kulakukan hanyalah mencintainya dalam diam. Kenapa? Karena dia terlalu terang untukku yang transparan. Bukan, aku bukan hantu. Aku hanyalah cewek yang sangat biasa-biasa saja untuk seseorang yang seperti Kallem. Kami terlalu bias. Kallem bukan cowok yang sok jutek, dingin, tukang bikin onar atau jago tonjok. Kallem baik kepada semua orang dan itulah masalah terbesarnya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Angan : Masa Muda
  • GALANG [SELESAI]
  • Come on, sit down and i'll listen to your story
  • [✓] SCHOOL SUCKS!! [NCT 00L]
  • Pensil Pendek
  • Finding Daddy (END)
  • Biantara | Lee Jeno
  • Bad Boy In Love [COMPLETED]
  • Kejar Mika!
  • i. Tresno Satya [END]✓

She fell first, but he fell harder. Tentang Chitra yang menghabiskan masa mudanya dengan mengejar-ngejar Angan. Cowok populer di sekolahnya yang menjadi incaran banyak cewek. Angan benar-benar sempurna. Pintar, ganteng, tapi dia terlalu dingin sampai orang-orang tidak bisa menggapainya. Hanya Chitra yang bertahan. Ya, hanya Chitra yang bertahan seorang diri. Ketika hubungan itu dibangun oleh dua orang, Chitra membangunnya sendiri. --- "Chit?" "Hm?" "Tentang perasaan lo, apa itu masih ada?" "Apa? Mau ditolak lagi?" Angan tidak menjawab, laki-laki itu hanya menarik senyum miring di wajahnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines