Imam Pilihan

Imam Pilihan

  • WpView
    Reads 34
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Apr 1, 2019
Bagaimana perasaan kalian ketika kalian di nikahi dengan orang yg sama sekali kalian tidak kenal dan posisi kalian tidak bisa menolaknya? "Kenapa harus saya ka Zahwan? Padahal saya aja baru umur 16 tahun sedangkan ka Zahwan kan sudah berumur 25 tahun". "Azahra saya menikahi kamu itu bukan karena umur kamu, saya juga tidak memilih kamu untuk jadi pendamping saya. Tapi Abi yang memilih kamu untuk menjadi jodoh saya, dan saya percaya kamu yg terbaik untuk saya". "Tapi ka saya masih terlalu muda untuk menjalin sebuah kehidupan rumah tangga, saya terkadang masih labil". "Azahra saya tau kamu itu seperti apa, Kamu cukup dewasa di umur kamu yg terbilang muda ini, saya akan membingbing kamu. Kalau kamu belum siap kita jalani dulu aku mungkin belum mencintai kamu tapi insyaallah seiring berjalannya waktu kita akan sama-sama saling mencintai". "Maaf ka saya banyak menuntut kakak, Azahra akan mencoba jadi istri yang baik buat kakak". "Gpp Azahra saya senang mendengarnya, kita jalani ini bersama". Setelah mengatakan itu Zahwan menarik Azahra kedalam bekapannya seraya menenangkan Azahra, sedangkan Azahra menangis di dalam bekapannya Zahwan.
All Rights Reserved
#4
azahra
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • πƒπˆπ€ππ“π€π‘π€ πŠπ„ππ„ππ‚πˆπ€π [βœ“]
  • Maaf, Cakra!
  • More Than Senior
  • DUTRA AZALEA (COMPLETED)
  • Learning in Progress (Boboiboy x Yaya)
  • Complicated | Halilintar x Reader
  • ZAVI & AZA
  • ALA
  • Cause We are Family

Takdir adalah kekuatan yang tak bisa dihindari, sebuah kenyataan yang hadir tanpa pemberitahuan. Beberapa orang mungkin merasa kesulitan untuk menerima jalan hidup yang sudah digariskan untuknya, berjuang melawan kenyataan yang terasa begitu keras. Namun, kita sebagai manusia, pada akhirnya harus mampu menerima takdir yang telah ditentukan. Walaupun terkadang takdir tidak memberikan jalan yang indah, kita harus percaya bahwa pilihan Tuhan lebih baik dari apa yang bisa kita rencanakan. Karena pada akhirnya, segala sesuatunya akan indah pada waktunya, meskipun prosesnya tidak selalu mulus. Hidup ini ibarat bunga yang mekar di musimnya, namun tak lama kemudian akan layu. Meskipun bunga itu akhirnya hilang, kenangan akan keindahannya tetap terpatri dalam ingatan. Begitu pula dengan setiap momen dalam hidup. Setiap pertemuan, setiap perpisahan, meskipun membawa kesedihan, tetaplah menjadi kenangan yang berharga. Namun, jangan khawatir, karena setiap waktu yang berlalu akan membawa kebahagiaan baru, seperti bunga lain yang akan mekar di musim yang berbeda.

More details
WpActionLinkContent Guidelines