Tenge Boy
  • WpView
    Reads 2
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, May 28, 2019
Setiap dia datang Cayla selalu tersenyum walau datang hanya untuk mengganggunya. Tapi dengan cara itulah Cayla bisa merasa nyaman jika dengannya karena ia punya cara yang berbeda untuk bisa membuat Cayla lupa akan seseorang yang dulu membuatnya bahagia. Cayla selalu berharap bahwa ia datang bukan hanya sesaat namun selamanya. Apakah dia bisa melakukan hal itu? Lanjut dibaca yaa...
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bukan pilihan, Tapi perasaan
  • Stranger | Orine
  • Gabrisa Story's [PROSES PENERBITAN]
  • Silent Phase [END]
  • Again?
  • Erlangga
  • Sunyi
  • In The Rain ( Zayn Malik )
  • THE FAMILY I (HATED) LOVED
  • All Is Well

Bukan Pilihan, Tapi Perasaan Semua terasa biasa-liburan, tawa, kebersamaan. Sampai seseorang mulai terlihat dengan cara yang berbeda. Dia bukan orang asing. Sudah sering ketemu, sudah biasa ngobrol, sudah terlalu akrab untuk dicurigai. Tapi entah kenapa... kali ini, caranya menatap, cara dia hadir, terasa beda. Kaila mencoba menyangkal. Katanya, itu cuma karena suasana Bali yang terlalu tenang. Atau mungkin karena senja yang terlalu sering mereka nikmati berdua. Tapi semakin dia menjauh, semakin hatinya terikat. Ada rasa yang tumbuh pelan, diam-diam, tapi pasti. Rasa yang nggak pernah direncanakan-dan jelas nggak boleh tumbuh. Namun saat semuanya terasa salah, kenapa justru dia yang paling terasa benar?

More details
WpActionLinkContent Guidelines