Who Will Be My Husband?

Who Will Be My Husband?

  • WpView
    Reads 1,737
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Oct 26, 2014
Bagi Sherafina, menikah itu gak perlu cepet-cepet. Menurut dia yang terpenting adalah memiliki pekerjaan biar pas udah nikah gak ngegantungin suami. Tapi gini-gini juga Sherafina punya selera yang tinggi dia seneng banget sama pria seperti artis-artis hollywood. Katanya sih pengen kebawa terkenal.. Kecapaian gak ya?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • JODOH salah ngomong
  • Hello!! my Husband [END]
  • DON'T LEAVE ME - HAESELLE
  • Jodoh Gak Kemana [Re-publish]
  • My Annoying Little Wife #WRITONwithCWBP
  • AFTER WEDDING - TERBIT
  • Elegi Kecemburuan (ON GOING)

Penasaran? Langsung baca kuyy... Wajib follow akun akooee yah,.. Update gak menentu,.. ___________________________ Pernikahan tanpa cinta tuh gimana sih rasanya? Pasti gak enak banget kan.. Apalagi nikah sama orang yang gak kita kenal plus cuma karena salah ngomong doang,.. Berasa pengen di jahit aja tuh mulut yang asal banget kalau ngomong... Yah, itu semua terjadi pada Andina Putri Prama, Gadis manis yang memiliki senyum indah, berkulit putih, badan tinggi, dan lumayan seksi. Gara-gara sebuah pertemuan yang terjadi pada waktu yang tidak tepat membuat Andin melakukan kesalahan yang berujung pada dirinya harus menikah dengan pria Asing yang sama sekali tidak dia kenal. Pernikahan macam apa yang akan Di jalani Andin ? Jika pernikahan ini saja sudah terhitung kesalahan besar baginya. Penasaran dengan kisah dan masalahnya ? Yuuk, langsung di baca aja.. mari menyelam di dalam rumah tangga Andin yang penuh dengan asam garamnya... Slamat membaca,... ____________________________ "Maksud kedatangan saya kesini adalah," Alvin mengantungkan ucapannya, "meminta izin Bapak untuk lebih mengenal Andin dan serius padanya." Ucap Alvin tenang. Mata Andin membulat sempurna dan mulutnya ternganga lebar kala mendengar ucapan Alvin barusan. "Kamu yakin dengan ucapanmu itu nak ?" Tanya Ayah Andin memastikan. "Saya yakin, sangat yakin." Alvin berucap mantap. "Jadi-" "Andin mau bicara bentar sama dia." Potong Andin dengan memberi isyarat Alvin untuk mengikutinya. "Lo mabok lem yah ?" Sambar Andin saat sudah sampai di taman belakang rumahnya. "sori, maksunya ?" Alvin tak mengerti kemana arah bicara Andin. "Gue gak kenal lo, lo juga gak kenal gue dan sekarang lo main lamar-lamar aja." Emosi Andin. "Loh, kan kamu yang minta saya langsung ketemu Ayah kamu?" Alvin mengangkat alisnya bingung. "Salah saya di mana?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines