AKSARA

AKSARA

  • WpView
    LECTURES 3
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Chapitres 2
WpMetadataReadTerminé mer., avr. 24, 2019
"Mulutmu, Harimaumu", hal itu benar-benar berlaku bagi seorang pemuda yang sering dipanggil Aksa. Ketika ia bicara dengan sembrono, maka 'Simsalabim'. Kesialanpun menunggunya di beberapa detik, menit, jam, hari, bulan, bahkan beberapa tahun kemudian. Hal itu akan benar-benar terjadi padanya. Boomerang... ketika ia bilang orang buluk, esoknya muka Aksa yang rusak gegara anjing. Bilang orang bodo, tiba-tiba nilainya anjlok. Akhirnya, hukuman dari gurupun menanti. Pernah ia bertemu seorang nenek, ia berkata bahwa bersyukur adalah cara untuk mengurangi kesialannya. Lah... Aksa gak pernah percaya. Ia kerap kali bersyukur, tapi kesialan tetap aja mengikutinya kemanapun ia pergi. Lalu, apalagi yang akan menimpanya? Kesialan? Atau... Kebahagiaan? Next------->>
Tous Droits Réservés
#743
impian
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • A Bittersweet farewell  ( Sudah Lengkap Mari Di Baca)
  • Because I'm Stupid (End)
  • Living with Brothers  [TAMAT]✓
  • Arsyilazka
  • DIFFERENT TWINS [ END ]
  • {LOVE ENDS HAPPILY}
  •  Alna Untuk Aksa [END]
  • TWO SOULS [SELESAI]

Pertemuan yang manis yang Tuhan rencanakan untuk sebuah waktu yang singkat namun bermakna dalam sein dengan tidak sengaja bertemu dengan anak dari teman papanya dan pertemuan kembalinya sein dengan paman nya dan sein terlibat dalam membuat kejutan rencana ulang tahun untuk anak pamannya tersayang dalam pertemuan singkat itu semua hal terjadi sebuah kekaguman kecewaan persahabatan ikatan baru yang telah lama tidak terjalin beberapa bulan sembelum sein menyelesaikan bangku sekolah menengah atasnya akankah bertemunya kembali membuat sein akan menetap di Indonesia atau berpisah untuk mengejar mimpinya di luar negeri. Sein pergi seperti biasa pada hari libur ke kebun raya Bogor, sesudah keliling keliling naik sepeda sein pun beristirahat Sambil menyantap makanannya , tiba tiba seorang gadis duduk di sebelah sambil berbicara. "Boleh minta makanannya tuan? " Sein yang keheranan pun memutar bandan , ke arah gadis itu, meskipun keheranan sein tetap membagi makanannya, terdiam sesaat sein pun kemudian bertanya. "Kau datang ke sini sendiri?" " Tidak bersama pengasuh ku dan paman supir" "Lalu dimana dia sekarang ?" " Tidak tahu, tadi aku pergi sendiri ingin membeli dan tergiur satu makanan, tapi ternyata aku tidak memiliki uang tepat aku berbalik ternyata, aku terlalu jauh pergi dari mereka jadi sekarang aku tidak tahu mereka dimana, mungkin sedang mencariku, aku tidak sanggup mecari mereka karna aku lapar, jadi aku menghampirimu untuk membagi makanan sedikit untukku" "Bagaimana jika aku penjahat?" "Tidak mungkin, muka tuan seperti orang baik, bisa diam dulu tidak ,aku ingin makan!" Sein pun diam, sehabis makan, gadis itu meminta air minum. "Boleh aku minta air nya?" " Tidak , itu bekas, apa ingin membeli yang lain" "Tidak apa apa yang ini saja"

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu