Miracle of LOVE?

Miracle of LOVE?

  • WpView
    Reads 13,048
  • WpVote
    Votes 247
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Aug 25, 2014
WpInfo
Fiction
Romance
Morice~ motto hidup gue, gak mau nikah muda. Gue harus dapat kerja dulu baru nikah. Paling muda gue nikah umur 25 tahun. Dan pastinya kami saling mencintai. Ya, itu udah paten. Gak bisa di ganggu gugat lagi. Udah ketuk palu 3 kali. Kevin~ nikah muda? Hahahah. Yang benar aja! Menurut gue gak ada yang mau nikah muda kalau nggak karna di jodohin. Pegang kata-kata gue! Dan gue masih mau senang-senang sama wanita-wanita yang ngebuntutin gue kemana-mana. Siapa sih yang bisa ngelawan kuasa Tuhan? Ketika Tuhan sudah berkehendak, maka BUMMM… kehendak itu jadilah. So, kita sebagai manusia cuma bisa ngikutin apa yang udah di garisin Dia buat hidup kita men!! Trus gimana kedua pasangan ini menghadapi takdirnya? menolak mentah-mentah kah?? Atau…….. *senyum devil*
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ketika Aku Mencintaimu.
  • Fate Of Wedding
  • Dosen Killer | END✔
  • Mamahku Guruku
  • Nikah Muda (Sudah Tamat)
  • MENIKAH (Selesai)
  • Aku Mengikuti Jalan Ceritamu Mas
  • Partner Hidup
  • Mission 21+

Ketika aku mencintaimu. Permis. Aku tidak bisa menolak perjodohan dengan wanita yang tak pernah ku kenal dan belum pernah bertemu, sekalipun di mimpi. Andai saja kedua orangtua ku tidak memaksa, serta mereka mau menerima kekasih ku, Gabrielle. Tentu takkan terjadi pernikahan ini. Aku tidak mencintai nya, aku anggap ia pembantu pribadiku. Entah apa yang kurasakan? Berbeda saat aku menyentuh Gabrielle, kekasih ku ataupun jalang- jalang yang aku sewa.... Apakah ini rasa suka, nafsu ataukah cinta? Matteo Hadibrata Wiguna. Apa daya, aku hanyalah seorang gadis desa miskin, berpendidikan rendah dengan lulusan ijazah SMP. Gadis bodoh yang minim pengalaman dan pergaulan. Sebagai seorang anak aku meski menurut dan berbakti, tak mungkin aku melukai orangtua yang mengandung, melahirkan dan merawat hingga sebesar sekarang, dan tak mungkin pula karena penolakanku, keluarga terpandang dan dermawan itu harus menanggung malu di lingkungan desa. Aku harus menerima perjodohan dengan lelaki yang sama sekali belum aku kenal, meski batinku menangis tapi aku ikhlas, karena inilah jalan hidup dan takdirku.. Aku bersedia menikah dengan ia, walau hati kecil ku berontak. Aku pasrah, aku rela bila harus menjadi istrinya, walau aku harus merasakan sakit dihatiku. Wulandari Astuti. "Warning:::::mengandung konten dewasa,porn, erotis...."

More details
WpActionLinkContent Guidelines