Jingga'

Jingga'

  • WpView
    Membaca 17
  • WpVote
    Vote 3
  • WpPart
    Bab 3
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Kam, Mei 9, 2019
"tinggal jawab iya, apa susahnya sih?' lama amat kek nunggu ayam jantan bertelor" "Mana ada " " nah itu tau, cepet jawab iya atau oke.. cuma itu pilihannya" "Itu sih namanya bukan pilihan" "Udahlah sayangku cintakuh tinggal jawab yaelah apa perlu aku teriak biar semua orang tau?" "Gak usah malu maluin deh jijiq gue sama lu. Okelah iya!" "Gitu doang jawabnya hampir se abad neng, walaupun jijiq tapi kamu sayang kan?" BLUSS.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#120
jingga
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • STUCK
  • Z & H
  • KISAH KITA (END)
  • DIA LANGIT KU
  • Melody Arthadiesa
  • Three Targeted Girls!!
  • OUR STORY (ZLS)
  • dimana janji tersebut
  • ALFIAN BAGASKARA
  • Komedi cinta [Tahap Revisi]
STUCK

Coba deh mukul kaca sampai pecah. Sakit? Jelas. Hancur? Iya. Bisa utuh seperti semula? Bisa, cuma engga akan sama kaya awal. Itu perumpamaan perasaan gue ke lu. -Fauziah Veronnisa >>>>> "Gue minta maaf,Zi." "Minta maaf atas dasar apa? Kalau lu minta maafa atas dasar kejadian 3tahun lalu. Sorry sorry aja nih, gue udah engga terlalu mikirin." Ucap Ziah sambil mengalihkan pandanganya kearah lain. "Gue tau gue telat, tapi tolong. Kasih gue kesempatan kedua buat memperbaiki semuanya. Toh, semua orang berhak mendapatkan kesempatan kedua." Balas Tama sambil tersenyum. "Apa lu pantes gue kasih kesempatan kedua? Biarpun pantes tapi maaf. Hati gue udah bukan buat lu lagi." Ucap Ziah. "Gue tau kok lu udah jatuh ke hati Rama. Apa. Gue. Salah. Kalau. Gue. Memperjuangkan. Apa. Yang. Seharusnya. Gue. Perjuangkan?" Ucap Tama sambil menekan sebelas kata terakhir. "Terserah. Intinya kalau lu minta keadaan kaya dulu lagi, maaf gue engga bisa dan engga akan pernah bisa. Gue pergi, Rama udah nunggu gue daritadi." Ucap Ziah sambil pergi meninggalkan Tama sendiri. Tanpa mereka ketahui bahwa ada seseorang yang mendengarkan percakapan mereka berdua. "Kalau emang dihati lu masih ada Tama, kenapa lu harus nerima gue Zi? Apa gue harus ngelepas lu? Atau gue bertahan dan berjuang? Kalau gue berjuang dan bertahan, apa lu bakal pilih gue? Atau malah lu balik lagi ke masa lalu? Haha, miris banget kisah percintaan gue." Ucap Rama sambil pergi ninggalin tempat kejadian.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan