We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
The Devilish Prince

The Devilish Prince

  • WpView
    Reads 86,910
  • WpVote
    Votes 1,583
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Oct 8, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
#R3 - Desire, Hate and Love. Dark Romance _______________ "Let's play a dirty game. Sebuah permainan yang tak akan sanggup kau tolak." Lelaki itu melingkarkan lengannya ke pinggang Eliza dan mendekapnya erat. "What game?" Eliza meneguk ludah gugup dan berusaha menjauh. Dia tidak ingin pertahanannya goyah. Namun lelaki ini malah semakin erat memeluk pinggangnya. "Catching you, My Lady..." Bisik Elias, sembari menyeringai tipis, lalu tiba-tiba melumat bibir wanita itu dengan dalam dan keras. Membuat pertahanan Eliza hancur seketika.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cruel Love
  • The Demon She Loves
  • The DARK SWEET [Girls Knight #4]
  • Suit and Tie [2] | ✅
  • YOU'RE MINE | END
  • Psychopat [SELESAI]
  • ✔ Beauty Assassin (COMPLETED)
  • Wanita Idaman Suamiku
  • Jangan Jatuh Cinta Padaku (OnGoing)

... ... ... Cinta. Jika aku ditanya tentang cinta sekarang, apa yang mesti aku jawab? Apa itu cinta? Sebuah perasaan? Suatu keinginan? Atau sesuatu yang tak pantas dimiliki oleh orang sepertimu? ... ... ... "Jangan mendekat!" Desis gadis itu sarkastik. "Dee, aku-" "Aku bilang jangan mendekat, brengsek" Denna tetap mengacungkan pistol ke arah pemuda itu. Matanya menyalang merah, memandang benci ke arah pemuda di depannya. "Jika kau mencoba mendekat, akan ku bunuh kau" Teriaknya. "Baiklah, jika itu yang kau inginkan, Dee. Lakukan! Jika itu dapat menghapus dosa-dosaku padamu. Lakukanlah! Aku tak masalah jika harus mati di tanganmu" Pemuda itu tersenyum getir, memandang penuh cinta gadis di depannya. Ia lalu memejamkan matanya perlahan seraya berbisik. "Aku mencintaimu, Denna" Sedetik kemudian, sebuah peluru melesat ke arah pemuda itu. "Tolong.. jangan katakan lagi, Russel" Isak gadis itu tertahan. Tubuhnya luruh ke lantai, menyusul Russel yang sudah bersimbah darah. Yang Yonghwa-Shinhye lovers, ayo merapat. Ini story tak biasa untuk mereka, ;) :). Up setiap hari Sabtu. Jangan lupa comment dan klik bintangnya. Cover by NKArt Kamsahamnida.

More details
WpActionLinkContent Guidelines