Happier

Happier

  • WpView
    Reads 88
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Apr 15, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
"Ketika lo patah hati, gue yg hibur. Tapi, giliran gue yg patah hati, lo malah kabur." Adit menarik nafasnya dalam dalam. "Tapi gak papa Nas, Untung gue gak bisa sedih yaa" sambung Adit sambil tersenyum ke arah Nasywa yg saat itu diam di tempat. "ya udah Nas. Gue cuma mau ngomong itu aja. Bye Nas" ucap Adit lalu berjalan meninggalkan Nasywa dengan santainya tanpa menghapus senyuman di bibirnya. Adit memang mencintai Nasywa. Eh ralat, sangat mencintai Nasywa. Tapi menurutnya, kenapa dia harus sedih saat dia patah hati? Aditya Rivaldo Nasywa Rainsy Start: 16 April 2019
All Rights Reserved
#1
nanas
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DEAR ANNETHA
  • ReiAtha
  • Just a Little Closer [Completed✔️]
  • Narasi patah hati
  • PAMIT (END)
  • SEMESTA
  • 'Dia'

It's not funny! - - - - • Annetha Kannaya Zafira "Kapan aku merasa bahagia? kenapa aku harus hidup tanpa kasih sayang papa? kapan ada seseorang yang rela menemani hidupku?" ucap Annetha di kesunyian malam yang ia lalui sambil menatap dinding kamarnya yang nan-indah bagi Annetha. • Adnan Gafaula Cardwell "Annetha, kamu itu bagai tanah di rumahku, jika tidak ada tanah maka rumah ini tidak akan sempurna, kamu itu bagaikan air... layaknya air hujan yang sangat deras dan mampu membahasi siapapun yang berdiri dibawahnya, dan aku lah orang yang akan menampung semua air itu termasuk air mata kebahagiaanmu" - -Nyatanya- Maafkan aku yang selalu membuatmu sedih, aku mengetahui semua tentangmu, tapi aku masih mampu menyakitimu diluar sana, aku rela membahagiakanmu sekalipun itu menempuh waktu lama agar dapat tercapai. -Aku mengenalmu dari kecil, dan aku orang yang paling kamu sayangi saat itu dan kita sering bermain-main bersama dulu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines