That Smile [M]

That Smile [M]

  • WpView
    Reads 77
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Mar 31, 2019
[HIATUS] - "selamat pagi princess, ayo kita harus bergegas". dia memasuki kamarku tanpa mengetuk pintu hufff.. menyebalkan. "kau bilang ingin beli sarung tangan baru kan? jadi cepat lah, hujan mulai reda" "ini Desember, kenapa hujan huhhh... kenapa bukan salju?" Aku pun mulai menyibakan selimut dan meninggalkan hangatnya kasur. Dia masih di depan pintu dengan tangan bersedekap dan jangan lupakan senyuman hangatnya itu. Sepertinya aku hanya butuh senyuman itu di saat musim dingin seperti saai ini. senyuman yang mampu mencairkan es di hati ku. . Tapi sayangnya senyuman itu tidak hanya untuk ku- . .
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SAME BUT DIFFERENT (Vkook/taekook)
  • Your Smile - Beomgyu [TXT]
  • Don't Ever Change 'Sequel HBC' [VKook] (END)
  • 5. Shadow In The Mirror - Park Jimin
  • Memory✔️ || Park Jimin
  • Care [Kang Taehyun]
  • Under The Rain
  • It Wasn't You, Right? (Vkook)
  • AGONY VJOY (M)
  • Love Rain

Cerita ini murni karangan saya sendiri. Maaf bila ada kesamaan nama, latar/tempat dan gambar, tidak ada unsur kesengajaan. Terimakasih. happy reading.. "Hyung, sudahlah jangan menangis lagi. Mungkin ini sudah jalan-Nya. Lebih baik kita do'akan mereka agar tenang disana." Namja manis itu masih memeluk hyung-nya yang baru saja ditinggal orang tuannya. Jdeeeerrrr... "Hyung, sepertinya sebentar lagi hujan akan turun. Lebih baik kita segera pulang, Hyung!" "Aku harus pulang kemana, Kook? Sedangkan rumahku saja sudah pasti disita untuk melunasi hutang. Aku sebatang kara.. hiks Aku ingin menyusul Oemma dan Appa saja,, Kook.. hiks.." "Hyung jangan bicara begitu, kau masih punya aku. Bukankah Hyung sendiri yang bilang, kalau sudah menganggapku seperti adik kandung Hyung sendiri. Pulanglah bersamaku, kita akan tinggal bersama di apartemenku, Hyung." "Aku tidak mau menyusahkanmu, Kook. Aku bisa tidur disini saja, hiks.. sekalian menemani Oemma dan Appa. Mereka pasti kedinginan di dalam sana.. hiks" Youngi memeluk makam kedua orang tuannya erat. "Kau tidak pernah menyusahkanku, Hyung. Justru aku senang bisa tinggal denganmu, itu artinya aku tidak akan kesepian lagi di apartemen dan tak perlu takut jika mati lampu. hehehe" Jungkook memang takut gelap. Namja manis itu berusaha menghibur hyungnya yang masih menangis pilu akibat ditinggal oleh orang tersayangnya. "Ayolah,, Hyung.. mau ya tinggal bersama Kookie yang imut ini.." Jungkook melemparkan aegyo nya berharap Youngi bisa sedikit terhibur. Youngi sedikit tersenyum "arraso, kajja kita pulang_ Oemma,, Appa,, Suga pulang dulu ya. Jaga diri kalian baik2 disana. Aku sangat menyayangi kalian.. hiks" (Suga adalah panggilan kesayangan Youngi) Akhirnya Youngi beranjak dari pusara kedua orangnya dengan dipapah Jungkook. Namja manis itu sesekali mengelus pundak Hyungnya untuk menyalurkan sedikit ketenangan. maaf kalau kurang dapet feel nya, saya masih baru. hehe semoga readers menyukai ceritanya.. :-) annyeong..

More details
WpActionLinkContent Guidelines