Untukmu, Bacalah..

Untukmu, Bacalah..

  • WpView
    Reads 101
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Aug 21, 2020
Sebab ingatan tak bertahan lama, untuk itulah aku menulis. Agar kelak bisa mengenangnya entah sebagai cinta atau luka. Pada saat mataku sudah tak begitu jelas lagi untuk membaca dan saat telingaku sudah tak sebaik hari ini. Aku dan kamu bisa meminta seseorang membacakan hal-hal yang pernah ku tulis tentangmu. Tentang betapa dalamnya aku tenggelam dalam sorot teduh mata indah mu serta betapa mempesonanya dirimu. Ini hanyalah kumpulan beberapa sajak yang kutulis untuk? Kalau kamu merasa, berarti itu untukmu. Kalau mau dijadikan caption, sertakan credits yaa 😉
All Rights Reserved
#283
caption
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SEMESTAKU [Segera Terbit]
  • PERLINA
  • Can You Give Me One More Chanche
  • Me adalah Aku
  • Ruang Diksi [Completed]
  • Rajutan Kalimat Rindu
  • Satu Bait Tentang Hidup
  • KELUH
  • KITA
  • Resonansi Rasa. (Bersauh)

[UPDATE 2/MINGGU] #kisahraina Saat kisah cinta yang bermula manis, mendatangkan pahit yang teramat sakit. Kufikir kepercayaan dan ketulusan akan berakhir baik, tapi ternyata penghianatan sebagai balasan terkejam. Aku adalah serpihan yang tersisa dari ribuan keping hati yang telah kau hancurkan. Aku adalah air mata yang terus mengalir kala kau goreskan luka. Cintamu hanya sebatas janji, tak lebih dari kata-kata yang hanya di bibir sahaja. Andai waktu pertemuan kau dan aku hanya sepintas lalu, mungkin mencintaimu takkan pernah kulakukan. Kini tinggallah aku, dengan rasa kecewa atas semua luka yang kau berikan. Kini tinggallah aku, dengan sebuah harapan agar kau binasa. Coppyright©2018, By Maya Revelita

More details
WpActionLinkContent Guidelines