Senja Terakhir

Senja Terakhir

  • WpView
    مقروء 16
  • WpVote
    صوت 2
  • WpPart
    فصول 1
WpMetadataReadمستمرّة
WpMetadataNoticeآخر تحديث: أربعاء, أكتـ ٢٨, ٢٠٢٠
Senja? Semua orang menyukainya. Semua orang memuji keindahannya. Tapi ini senjaku, milikku. Yang menurut sebagian orang senja hanyalah sinar jingga yang sementara, tapi tidak denganku. Ia memang pergi, tapi pasti ia akan kembali. Kisah sepasang sinar jingga yang memanjakan mata, antara Senja dan Fajar. Keduanya memiliki bentuk dan sinar yang sama, namun mereka berbeda. Dan perbedaan mereka yang membuatnya menjadi satu, saling melengkapi dan tidak meninggalkan satu sama lain. Pada akhirnya salah satu dari mereka harus redup, tak sanggup menyinari lagi dan memilih untuk menyerah.
جميع الحقوق محفوظة
انضم إلى أكبر مجتمع لرواية القصص في العالماحصل على توصيات قصص مخصّصة، احفظ قصصك المفضلة في مكتبتك، وقم بالتعليق والتصويت لتنمية مجتمعك.
رسم توضيحيّ

قد تعجبك أيضاً

  • Sunrise Become Sunset (End)✓
  • Sahabat atau Cinta
  • Oranye Di Langit Senja
  • Fajar dan Senja [SELESAI]
  • Diary [COMPLETED]
  • Senja Kaylara [ END ]
  • Senja Untuk Amara (TAMAT)
  • Senja dan Jingga
  • After Djingga (Completed)
  • TUHAN PELUK AKU SEBENTAR SAJA

Senja dan Fajar apa bisa bersatu? Karena saat Senja datang, Fajar telah hilang. Dan saat Fajar muncul, Senja masih lama akan keluar. Cerita klasik yang sering terjadi. Masalah hati, cinta, perasaan, dan persahabatan. Jika memilih antara sahabat dan cinta, mana yang akan kau pilih? ... Cinta dalam diam, dan tak bisa mengungkapkan perasaan. Rasa yang sama, tapi tak terucapkan sekian lama. Mungkinkah, Fajar yang datang saat mentari beranjak menuju bumi. Bisa berjumpa dengan Senja yang menunggu di peraduan? "A--aku takut," gema suara Senja menatap kepergian dirinya. Fajar hanya bisa diam di tempat menunggu gilirannya datang. Sebuah kisah cinta klasik, Fajar dan Senja yang harus melawan takdir dan karakter diri mereka. Dan harus melawan tangis dan air mata saat perpisahan tiba. Namun, apakah mereka bisa bersama? Tidak semudah membalikkan telapak tangan saja. Senja yang kikuk. Fajar yang terlalu menjaga harga diri. Tidak ada yang berani mengungkapkan isi hati. Ada apa dengan dunia ini? Story by : @aquilarashynh and @Thika_Nao1

تفاصيل إضافية
WpActionLinkإرشادات المحتوى