Story cover for DREAMS by annqanita
DREAMS
  • WpView
    Leituras 163
  • WpVote
    Votos 3
  • WpPart
    Capítulos 11
  • WpView
    Leituras 163
  • WpVote
    Votos 3
  • WpPart
    Capítulos 11
Em andamento, Primeira publicação em mar 31, 2019
Maduro
Apakah kebahagiaan itu? Menjalani hidup tanpa beban masalalu, atau mencoba membayar dendam pada kenangan? 
Tiga perempuan, mencoba berdamai dengan masa lalu terkelam yang merampas kebahagiaan mereka bahkan saat mereka meraih kesuksesan dalam hidup.
Todos os Direitos Reservados
Inscreva-se para adicionar DREAMS à sua biblioteca e receber atualizações
ou
Diretrizes de Conteúdo
Talvez você também goste
Talvez você também goste
Slide 1 of 10
Saat Rumah Tak Lagi Pulang [Selesai] cover
Memory in My Heart cover
Payback's Sweet cover
Grace: Back to the Past  cover
SYL cover
AKU MENERTAWAKAN LUKAMU? || TAMAT cover
Line of destiny cover
Eustoma  cover
FOREVER YOUNG cover
Azora [R e v e n g e] Revisi✔️ cover

Saat Rumah Tak Lagi Pulang [Selesai]

37 capítulos Concluída

Cerita sudah selesai, masih lengkap. ❝Seperti harapan yang tak pernah usai, rindu selalu punya cara untuk membuat air mata terjatuh.❞ Bagi Rere, rumah bukan lagi tempat untuk pulang. Sejak kepergian Papahnya yang lebih memilih wanita lain ketimbang keluarganya, dan juga Tama, sahabat yang pernah menjadi dunianya-hidup terasa hampa dan sunyi. Hingga suatu hari, di tepi pantai yang selalu menenangkan hatinya, dia bertemu dengan Arkanta Sanjaya-pria asing yang perlahan membawa warna ke dalam dunianya yang gelap. Arkan hadir seperti angin laut, membawa ketenangan sekaligus kebingungan. Ada sesuatu yang terasa akrab dalam diri Rere, seolah ia pernah mengenalnya jauh sebelum pertemuan itu, dan semakin dalam Arkan mengenal Rere, semakin kuat perasaan asing yang menggelitik pikirannya. Lalu, ingatan itu datang. Sebuah mimpi yang pernah menghantuinya bertahun-tahun lalu-tentang seorang gadis tunanetra yang duduk di halte bus, menangis dalam keheningan. Apakah semesta telah menuliskan kisah mereka jauh sebelum mereka bertemu? Ataukah ini hanya permainan takdir yang tak bisa mereka hindari? Saat rumah tak lagi menjadi tempat untuk pulang, akankah hati mereka menemukan jalannya sendiri?