let's be friends

let's be friends

  • WpView
    Leituras 98
  • WpVote
    Votos 19
  • WpPart
    Capítulos 3
WpMetadataReadConcluída qua, abr 3, 2019
Mereka sahabat terbaik yang kupunya.. Tempat bercerita.. Tempat menangis... Tempat tertawa... Keluarga kedua... Menjalani suka dan duka bersama.. Jika satu menangis maka yang lain ikut menangis.. Jika satu tertawa maka yang lain akan tertawa.. Kami menggapai mimpi kami bersama,saling berbagi cerita dan berbagi ilmu,mereka memberi warna dalam kehidupanku. Bertengkar,marah,bercanda,menangis,itu semua adalah hal yang biasa dalam persahabatan kami,namun itulah yang membuat ikatan persahabatan kami lebih kuat,bagai galaksi yang tersusun teratur mengitari matahari. Ini adalah cerita keluarga keduaku,this is about froniz gengz⚡
Todos os Direitos Reservados
#59
intan
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • CLASS F
  • Anak Sulung Kesayangan [End]
  • PULANG  [COMPLETE]
  • Elina- kisah ku
  • FATE S2 ✓
  • Sun and Sunflower
  • Because I'm Stupid (End)
  • "Si Caramel & Si Dingin" (FreFlo)
  • Sakit 'Jiwa' (End)
  • Dear, My Little Friend (END)
CLASS F

Kelas F di mata penghuni sekolah : 1. Kumpulan anak dengan IQ jongkok. 2. Penghuni tetap ranking 20 terbawah di jurusannya. 3. Solidaritas dalam kelas nilainya F alias fana. Nyaris tidak pernah tercipta. 4. Trouble maker alias parasit sekolah. 5. Para pemilik masa depan kurang jelas. Perihal pernyataan di atas fakta atau bukan, itu tergantung cara kalian memandangnya. Yang jelas, anak-anak itu tidak peduli, atau memilih untuk masa bodoh dengan penilaian manusia-manusia yang merasa dirinya lebih baik dari orang lain. Mereka tidak peduli dengan nilai ulangan yang tidak mencapai KKM, dengan materi pelajaran yang diberikan guru, dengan PR yg harus dikumpulkan tepat waktu, dengan tata tertib dan aturan yang tidak boleh dilanggar, juga tentang ujian nasional yang katanya menentukan masa depan. Hingga suatu hari, sang wali kelas terancam dipecat karena dianggap gagal mendidik mereka. Hanya ada dua pilihan yang bisa dilakukan anak-anak itu. Menjadi egois atau peduli. °°° A/n. Cerita ini ditulis sebagai salah satu bentuk kampanye #IndonesiaMembaca dengan bertemakan Teen Literature. #TeenlitIndonesia @teenlitindonesia

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo