Penantian

Penantian

  • WpView
    Reads 1
  • WpVote
    Stimmen 2
  • WpPart
    Teile 1
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert Mo., Apr. 1, 2019
WpInfo
Belletristik
Romantik
"Aku tidak mengerti mengapa 'kau menyisakan rindu tanpa penawar pun pergi tanpa kabar," gumam Kayla dalam hati. Tetesan permata cair mulai membasahi sajadah cintanya. Mengalir deras. Pejaman matanya terbayang wajah Malaikat Hidupnya. Isakan tangisnya menandakan rindu yang amat dalam. "Kang, jangan membuatku menanti terlalu lama. Bukan karena aku tak mencintaimu. Namun, aku khawatir waktu akan merenggut kisah kita. Lalu, kita menjadi dua orang asing yang tak saling mengenal lagi," bathinnya semakin tersiksa.
Alle Rechte vorbehalten
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • Lembayung Terakhir
  • KITA BERBEDA (antara Aku, Kamu, dan Tuhan)
  • RETAK [END]
  • Come Back!
  • Rumah Penuh Kaca [COMPLETED]
  • TOUCHED (End)
  • Under the Sky [End]
  • LOVE FOUND REGARDLESS
  • Cinta Tak Terduga
  • NAIK PELAMINAN [TAMAT LENGKAP]

Lembayung Rinai Kayana. Wanita itu tidak menyangka bahwa hidupnya dalam sekejap hancur berkeping-keping setelah mengetahui fakta menyakitkan tentang suaminya-Arras Galama Ravin. Kayana pikir, Arras juga mencintainya. Ternyata semua itu hanya kepalsuan setelah Arras menjadikan objek balas dendamnya atas apa yang terjadi di masa lalu pria itu. Fakta lainnya juga, ketika mengetahui bahwa Arras juga adiknya Karumi memiliki hubungan khusus. Fakta yang ia ketahui di sisa hembusan napasnya. Lalu keajaiban datang, Kayana kembali ke 5 bulan sebelum tragedi menyakitkan itu menimpanya. Di sisa waktu yang ia miliki, Kayana berjanji akan menjauh dari edaran Arras. Termasuk mengembalikan segala aset yang ia miliki karena Arras lebih berhak memilikinya. 🍀🍀🍀 "Sekarang kamu sudah resmi jadi CEO, sekarang bisa lepaskan aku?" pinta Kayana dengan jari yang tanpa sadar memilin ujung bajunya. Harapannya setelah seluruhnya berada di tangan Arras, maka pria itu akan mengampuninya. Iya kan?

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien