RINAI
  • WpView
    Reads 1,734
  • WpVote
    Votes 241
  • WpPart
    Parts 21
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Sep 1, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Rinai, gadis gila yang tega memfitnah Guntur sampai pria itu dikeluarkan dari sekolah. Namun nasib kembali mempertemukan mereka di sebuah desa kecil di pinggiran kota Jogja. Hidup Rinai berubah 360° dari gadis yang memiliki segalanya menjadi gadis sebatang kara. "Saya ga akan maafin kamu seumur hidup Saya" -Guntur "Ya benci gue seumur hidup lo" -Rinai Tapi bagaimana jadinya bila setiap kejadian membuat Guntur mau tak mau selalu mengkhawatirkan Rinai? Sampai mereka merasakan ada sesuatu dalam hatinya.
All Rights Reserved
#410
cintapertama
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • AZAM : Satu Langit Dua Doa
  • Arsyilazka
  • SHS : Dia Untuk Aku
  • DabLove [Completed]
  • 180° [END]
  • Melihat Cinta dalam Gelap
  • 2 Hati Beda Ami(e)n [Completed]
  • The Oddlove
  • GALANG [SELESAI]

"Kita memang memandang langit yang sama, tapi di setiap do'a kita melayang ke arah yang berbeda." Azam, seorang siswa SMA kelas XI, tumbuh dalam keluarga yang taat beribadah, tenang, dan penuh dengan prinsip. Hari - harinya sederhana: sekolah, nongkrong bareng teman - temannya, dan menatap hidup dengan logika yang rapi. Hingga seorang siswi pindahan bernama Evelyn muncul dalam kehidupannya, berbeda keyakinan, berbeda cara pandang, tapi perlahan mengusik isi kepalanya. Evelyn datang dengan luka yang disembunyikan di balik senyumnya. Ia gadis yang terlihat kuat, tapi jauh di dalam hatinya, ada keresahan yang tak bisa ia bagi ke sembarang orang. Di tengah dinamika sekolah, mereka dipertemukan dalam momen - momen kecil yang tak pernah mereka duga akan tumbuh menjadi sesuatu yang besar. Akan tetapi, bagaimana jika kedekatan itu justru menuntun mereka ke batas yang tak pernah disepakati? Bagaimana jika rasa itu hadir, tapi dunia tak mengizinkannya tumbuh?

More details
WpActionLinkContent Guidelines