His Name Is Tiger

His Name Is Tiger

  • WpView
    Membaca 190
  • WpVote
    Vote 18
  • WpPart
    Bab 13
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Kam, Agt 22, 2019
"Kata pepatah 'jangan pernah menarik ekor harimau jika tidak ingin celaka' " Satu pukulan mendarat di pipi mulus Dipo. Ah, cowok culun itu tak henti-henti nya menganggu Tiger. Bekas biru pun muncul di antara kulit bersihnya. "Sekali lagi lo ganggu gue .... " Tiger semakin erat meremas kerah korban yang sudah lemas tak berdaya di depannya. "Hidup lo bakal gue stop sampai disini" Pukulan terakhir berhasil membuat sang ketua futsal tidur terlentang di tengah-tengah lapangan, terkapar akibat ulah kapten basket yang luar biasa bejadnya.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#21
breakheart
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Frozen Heart [HIATUS]
  • SHADOWS IN A VESSEL
  • Boo&Ay [TAMAT]
  • Rantai Obsesi
  • Arselio Maverick P.
  • AZELLO [END]
  • AMONG HIDDEN BEAST
  • [BL] Light In Heart ✓
  • AKSATA (SELESAI)
  • kiara's dream

❆ 'Karena dingin itu menenangkan' Bukan, bukan istilah untuk dinginnya seorang Anskara. Sikapnya yang cuek, perilakunya yang kasar, dan cara bicaranya yang kadang menyakitkan tentu bukan hal yang menenangkan. Tapi perihal dingin yang mungkin bisa menjadi alasan 'dia' bertahan. Perihal dingin yang dianggap bisa menyembuhkan. ________________ "Kamu itu kaya es batu, beku, dingin, keras, tapi aku suka." • • Ini tentang masalah hati yang tak kunjung terselesaikan. Hati yang terlanjur beku. Sulit untuk seorang Flowerrina menemukan sedikit cinta, untuk balasan dari perjuangannya. "Hatimu yang beku membuatku hampir menyerah." Anskara itu kasar. Anskara itu keras. Anskara itu dingin. Anskara itu luka. Tapi, Flowerrina mencintainya. Bukan tentang cinta yang datang karena terbiasa. Tapi karena luka yang membuatnya menjadi biasa. Bertahun lamanya menoreh luka, cukup bukan untuk membuatnya mati rasa? "Jadi, bolehkah aku memberi kehangatan untuk hatimu yang membeku? Karena hatiku sudah terlatih untuk menjadi sekuat baja dan setegar karang." - Flo, gadis pecandu es batu. ___ {don't copy my story or my quote!} ©milaakharima

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan