Ruang Rebas

Ruang Rebas

  • WpView
    Leituras 79
  • WpVote
    Votos 1
  • WpPart
    Capítulos 10
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização ter, jun 18, 2019
Rangkaian kalimat tentang aku dan kau. Bahagia dan tidak. Berbincang dan saling diam. Kita pasti punya sisi hidup yang menyedihkan, punya satu waktu yang ingin meratapi. Aku menyebutnya Ruang Rebas, caraku membukukan kesedihanku. Terdengar aneh, tapi ini sangat bekerja, saat aku menuliskan kalimatku dilayar yang kau baca ini sebenarnya aku sedang melatih diriku untuk membuang kesedihan. Keseimbangan tentang kesedihan dan kebahagiaan membuat kita pandai berkata-kata. Cinta bisa jadi membekukan hatimu yang mencair, bisa pula mencairkan hatimu yang beku. Kau bisa saja menangis sejadi-jadinya bisa pula tertawa sampai lupa diri. Semua kisah kita didukung semesta, angin pun lebih terasa saat kau lemah. Untuk hidup yang sama-sama kita sedang jalani, mari kita lengkapi rasa yang bertubi-tubi. Tinggalkan jejak, bintang dan komentar membangun ♡ Salam rasa, Octifanny
Todos os Direitos Reservados
#425
pedih
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Masih Ada Kamu di Setiap Luka [TAMAT]
  • Senja (Diangkat Dari Kisah Nyata)
  • Sempurnakan Cinta ✓
  • When his name is
  • Dia Dialeka [COMPLETED]
  • Ruang Rasa
  • Ruang yang tak Bernama
  • Alkara ( Terbit)
  • LANGIT JINGGA (TAMAT)
  • Antara Aksara dan Kata

Saat rumah tak lagi terasa aman, justru seseorang yang tak pernah benar-benar kita miliki bisa jadi tempat pulang paling hangat. Masih Ada Kamu di Setiap Luka. Mengisahkan Nadira dan Arka-dua jiwa yang bertemu di masa sekolah, saling menemukan kenyamanan di tengah luka yang tak selalu terlihat. Di balik tawa yang disembunyikan dan keluarga yang mulai retak, Arka hadir tanpa banyak janji, tapi justru menjadi tenang yang selalu Nadira cari. Namun, tidak semua cinta ditakdirkan untuk tinggal. Ada yang cukup datang sebentar, lalu pergi, meninggalkan bekas yang justru membuat kita tumbuh. Ini bukan sekadar kisah cinta pertama atau patah hati. Ini adalah cerita tentang bertahan. Tentang mengikhlaskan tanpa membenci. Tentang memilih bahagia, meski dengan luka yang masih menetap. Untuk siapa pun yang pernah mencintai diam-diam, kehilangan tanpa sempat memiliki, dan belajar bahagia dengan cara yang baru-kisah ini untukmu.

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo