ESOK
  • WpView
    Reads 1
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Apr 2, 2019
Langit masih terpaku menatap hujan yang turun sore itu. Ia merindukan hujannya. Raina Advisa Dara. Itulah hujannya. Langit merindukan sosok itu. Sosok yang sudah lebih dari 4 tahun tak ia temui. Langit merindukan masa dimana mereka masih SMA dan masih bersama dengan harapan-harapan mereka. "Rain, tetaplah jadi hujanku. Yang membawa kedamaian dan ketenangan untukku." "Dan jadilah kamu langitku yang selalu memberikanku kebahagiaan hanya dengan menatapmu. Berjanjilah, untuk tidak meninggalkanku."
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ELLGAR (TAMAT)
  • RAIN
  • Langit untuk Asa
  • Langit Dara [End]
  • HUJAN WAKTU ITU
  • Rainasta
  • Ada cinta dibalik hujan turun
  • Senja Terakhir Semesta✔️
  • Hujan dan Sebuket Dandelion

Langit yang menghitam disambut dinginnya udara yang diiringi derasnya hujan yang begitu mencengkram. Sungguh kejamnya dunia ini yang tidak membawa keadilan untuk semua orang. Ini tentang hidup seseorang yang berkali kali dimatikan. Dengan senyum hangat Namun hati yang berdarah. -kisah yang singkat, namun melekat-

More details
WpActionLinkContent Guidelines