ESOK
  • WpView
    Reads 1
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Apr 2, 2019
Langit masih terpaku menatap hujan yang turun sore itu. Ia merindukan hujannya. Raina Advisa Dara. Itulah hujannya. Langit merindukan sosok itu. Sosok yang sudah lebih dari 4 tahun tak ia temui. Langit merindukan masa dimana mereka masih SMA dan masih bersama dengan harapan-harapan mereka. "Rain, tetaplah jadi hujanku. Yang membawa kedamaian dan ketenangan untukku." "Dan jadilah kamu langitku yang selalu memberikanku kebahagiaan hanya dengan menatapmu. Berjanjilah, untuk tidak meninggalkanku."
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • HUJAN WAKTU ITU
  • Langitra
  • LangTari (Sudah Terbit)
  • Langit Untuk Semestanya ✓
  • Langit Angkasa [SELESAI]
  • Langit untuk Asa
  • Ada cinta dibalik hujan turun
  • Langit Dara [End]
  • Dalam Rintik yang Sama

Orang-orang mengatakan 'seorang gadis yang memiliki kasih sayang penuh dari ayahnya maka ia akan sering gagal dalam dunia percintaan' siapa sangka, gadis blesteran Indonesia-Italia ini juga mengalami hal serupa. Awalnya ia mengira bahwa tidak ada laki-laki yang benar-benar serius dengannya, siapa sangka bahwa 'dia' datang untuk mengisi warna yang sempat kosong dalam hidupnya, menyusun hati yang pernah hancur, membuat jantung itu kembali berdetak kencang tak karuan, dan membuat perutnya seperti di penuhi oleh kupu-kupu Haruskah aku menyebutnya 'batterfly era?' atau menyebutnya 'awal dari akhir yang tidak sempurna' Atau... 'luka yang akhirnya abadi dan menjadi duka' ⚠️ Disini tugas kalian hanya mencari pelakunya, jangan sampai tertipu dengan topengnya. NOTE : MENCARI ANTAGONIS DI TENGAH PROTAGONIS!!! Sampai jumpa di kehidupan ini dan kehidupan berikutnya...

More details
WpActionLinkContent Guidelines