We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
The Contract

The Contract

  • WpView
    Reads 167
  • WpVote
    Votes 20
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Apr 27, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
The Contract "Tinggal tanda tangani kontrak ini dan lo bakal hidup tenang" Dengan ragu, Raina mengambil pulpen itu dari Aroon. Keraguan tampak jelas di wajahnya. Dengan perasaan hati yang campuraduk, Raina menandatangani kertas keramat itu. Dan dia sadar, kalau ia telah melakukan suatu hal yang sangat bodoh. Menandatangani kontrak itu sama saja seperti mengurung diri dengan singa yang kelaparan. Cerita baru setelah sekian lama ngga nulis dan update :")
All Rights Reserved
#16
contract
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • TIME will TELL {On Going}
  • My Panda
  • Raina
  • TAKDIR CINTA ALLAH [ON GOING]
  • Ciuman Curian dari CEO!
  • Ini Rumah Kita : BBB FANFIC
  • I'm not Raya [√]
  • Bad Girl Vs Ketua Kelas

"Selamat Tinggal." Itulah ucapan terakhir yang ia dengar sebelum sebuah benda pipih dan tajam menikam jantungnya. Mata berwarna jingga layaknya api yang berkobar itu menatap kearah sang pelaku yang menatapnya dengan tatapan kosong. "Sialan kau...seandainya saja...kau tidak pernah dilahirkan dan fakta bahwa kau adalah adikku..." "Kiamat ini tidak akan pernah terjadi." Pedang yang ada di tubuhnya ditarik keluar membuatnya tersungkur di lumpur yang sudah digenangi oleh darahnya sendiri. Melihat bahwa lawannya sudah lumpuh si 'adik' itu pun pergi meninggalkan si 'kakak' menghembuskan napasnya untuk terakhir kalinya. ■□■□■□■□ Mata jingga itu terbuka lagi, kini di depannya ada sebuah jam besar yang jarum jamnya tidak berdetak sama sekali. "Apa yang akan kau pilih, nak? Menyerah dan mati disini atau mengulang kembali waktu yang telah kau sia-siakan?" "Kembalikan aku agar aku bisa menebus kesalahanku yang dulu." "Senang mendengarnya~" □■□■□■□■ Apakah anak itu bisa melakukan perjalanannya? Rintangan apa yang akan ia lalui selama melakukannya? Hanya waktu yang akan menjelaskannya nanti. ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||| Karakter di cerita ini milik @Monsta. Dan video+gambar yang aku cantum bukan milikku. Aku hanya meminjamnya. Maaf jika ada kesalahan kata atau kekurangan. Silahkan berikan kritik dan saran untuk membantu meningkatkan kualitas novel ini. ♡Selamat Membaca♡

More details
WpActionLinkContent Guidelines