COOL GIRLS
  • WpView
    Reads 16
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Apr 3, 2019
"Gw nggak dingin ataupun gosip-gosip seperti yang kalian lihat ataupun dengar gw hanya malas bicara kepada orang yang gw nggak kenal, cukup gw bicara kepada orang-orang terdekat gw" Litzya "Jangan pernah kembali jika kalian memang tidak ada niat untuk mengurus saya dan adik saya lagian saya dan adik saya hanya menginginkan kasih sayang bukan uang dari kalian" Rian "Gw tau itu bukan diri lu yang asli, karna gw tau lu yang asli itu seperti 7 tahun yang lalu. Gw ingin lu seperti dulu tapi sayang nya lu belum mengingat gw" Fernon "Bukannya gw bilang gw suka lu, lu pasti berpikir kalau gw suka lu karna lu cantik tapi maaf pemikiran lu tentang gw suka lu dari kecantikan itu salah tapi gw suka lu itu karna gw tau lu itu beda dari wanita lain" Kevin #Plagiat mohon menjauhlah jangan mendekati hasil imajinasi saya #Update di hari tertentu jika ada waktu untuk mengupdate #Vote nggak maksa
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Antara Cinta Dan Gengsi(END)
  • Letha
  • Bitter Sweet (Season 2)
  • Side To Side; Jaeminju✔️
  • the other side
  • Perjodohan  [ fresha]
  • Perjodohan paksa || jaemnnie
  • 𝑷𝑬𝑵𝒀𝑬𝑺𝑨𝑳𝑨𝑵 𝑲𝑻𝑯 🔞💦
  • Three Targeted Girls!!
  • Cinta dalam Diam

𝘼𝙡𝙞𝙣𝙖 𝙦𝙪𝙚𝙚𝙣𝙯𝙖 𝘿𝙚𝙬𝙖𝙩𝙖 hidup dengan satu aturan: jangan percaya siapa pun sepenuhnya. Ia dikenal keras, berani, dan tak pernah takut melawan. Di balik jaket Black Rose dan tatapan menantang, ada hati yang terbiasa menahan luka sendirian. 𝙈𝙖𝙧𝙫𝙞𝙣 𝙅𝙤𝙫𝙖𝙣𝙠𝙖 𝘼𝙡𝙙𝙚𝙗𝙖𝙧𝙖𝙣 adalah kebalikannya. Tenang. Dingin. Terlihat tak peduli. Namun sekali ia memutuskan untuk peduli, ia tak pernah setengah-setengah. Pertemuan mereka bukan takdir manis. Ia adalah benturan. Tatapan dingin yang berubah jadi perang emosi. Sampai sebuah tuduhan menjatuhkan segalanya. Sampai satu bentakan membuat Queen pergi tanpa menoleh. Enam tahun berlalu. Cinta tak benar-benar mati-hanya terkubur dalam diam dan penyesalan. Ini kisah tentang kehilangan yang terlambat disadari. Tentang cinta yang diuji oleh ego dan jarak. Dan tentang satu pertanyaan yang tak pernah berhenti menghantui: Jika seseorang pergi tanpa jejak... apakah dia ingin dilupakan, atau sedang menunggu untuk dicari?

More details
WpActionLinkContent Guidelines