Goresan Pena

Goresan Pena

  • WpView
    Reads 162
  • WpVote
    Votes 46
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Aug 4, 2020
Berisi kumpulan puisi dari PenaRii untuk orang-orang yang dikasihi. Berisi ungkapan rasa, cita, dan harapan yang selalu dipendam dalam hati. Tak berani untuk mengungkapkannya walau sepatah kata. Teruntuk kalian yang memiliki perasaan, cita dan harapan yang sama dengan PenaRii, atau pun suka dengan karya ini, bisa langung tambahkan "Gorena Pena" dalam library. PenaRii menulis ini, hanya ingin menuangkan imajinasi yang terkadang meminta dipublikasi :) Salam sayang, PenaRii
All Rights Reserved
#288
cita
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • S T I L L (COMPLETED)
  • Langit Pemisah【END】[Sudah terbit]
  • Lembut Seperti Doa
  • Ruang Kosong di Antara Jingga
  • Goresan Penaku ✔️
  • "Luka Dalam Senyuman: Kisah Nara"
  • Di Setiap Bilik Hati, Ada Kamu
  • ARUNA Dalam Diam, Aku Tumbuh

"Aku pikir kita sudah sedekat itu, Ka. Aku kira, aku sudah menjadi salah seorang yang paling tahu tentang kamu. Rupanya aku salah, ya?" "Beri ruang pada hatimu untuk merelakan." Askara Pranaja. Adalah seseorang yang begitu Arna percaya dapat membantunya keluar dari luka. Arna percaya bahwa pundak kokoh Aska memang diciptakan untuknya bersandar. Bahwa jemari Aska memang untuk menggenggam tangannya. Rupanya semesta tidak pernah sesederhana itu. Arnada Kania Narunda. Gadis manis dengan wajah kemerahan akibat terpaan sang surya. Membuat rotasi hidup Aska hanya berporos padanya. Aska kira Kania adalah jawaban atas segala inginnya. Karena baginya, adanya Kania sudah lebih dari cukup. Tapi takdir tak pernah sebaik hati itu. Dan mereka sama-sama bertahan di atas luka. Love, I K A N A

More details
WpActionLinkContent Guidelines