Ruang Aksara

Ruang Aksara

  • WpView
    LECTURAS 2,679
  • WpVote
    Votos 236
  • WpPart
    Partes 42
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación dom, oct 25, 2020
izinkan ku membagi kesah ku pada ruang aksara tuk semesta; bait nurani hamba-Nya nan tak bersua tuk hamba-Nya; bait sua semesta agar hamba-Nya merasa tuk puan; bait rasa rahasia nan seutuhnya tuk anda supaya ia yang mati pada layang pena tetap hidup dalam jiwa manusia
Todos los derechos reservados
#75
bait
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • ALTAR RASA | END ✓ |
  • BAPER {SELESAI}
  • Catatan hujan - "Quote&Poetry"
  • Setulus Rasa Untuk Kehidupan
  • Kisah Nyata Dalam Mimpi
  • Aksara Tak Bertuan
  • Luka Lara Luna || END
  • Filosofi Semesta (COMPLETE)
  • Nasihat dalam Puisi
  • ABSURD QUOTES I

Dalam pusaran semesta, Naray ńa Ascella dihadapkan pada sosok laki-laki yang hadir bak angan tentang malaikat berwujud fana. Dalam keheningan dunia yang meredup, ia muncul menjadi penawar, menjadi rumah di saat semua pintu tertutup rapat. Lelaki itu membimbing Rayna menelusuri liku-liku, menuju bahagia untuk dijamah. Ia menyulam keberadaan menjadi jalan setapak yang memimpin Rayna pada lentera, pada pengharapan yang terselip di ruam-ruam gelap. Namun Rayna sadar, tiada sesuatu yang abadi. Karenanya ia tak berhenti memohon agar semesta mengulur waktu, memberi ruang bagi mereka merajut kisah yang tertunda. Rayna ingin menyambut senja, menjahit puisi-puisi rindu, dan menyusun seluruhnya untuk pria yang menyandang pusat semestanya.. El Léor Arnawama Auriga. ___________________ Hanya sebatas kisah ilusi, Terimakasih telah menikmati... ___________________ 🏆rank 1 in #sanskerta 1 in #antologi 1 in #bait 1 in #usai 1 in #prosa

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido