Rasa Yang Tertinggal

Rasa Yang Tertinggal

  • WpView
    reads 364
  • WpVote
    Stemmen 34
  • WpPart
    Delen 12
WpMetadataReadLopende
WpMetadataNoticeLaatst gepubliceerd vri, apr. 5, 2019
Aku lelaki. Suatu saat kaki kuatku pasti tak mampu berdiri lagi, suatu ketika harga diriku tak akan utuh lagi, suatu hari aku ingin menangis dan berteriak kepada dunia juga. Oleh sebab itu aku menulis. Menulis adalah caraku menangis. Jariku adalah degup jantung kecewa, kata adalah dengusan kasar di atas luka, dan puisi: puisi adalah air matanya. Bagiku, menulis adalah cara terbaik untuk bersyukur melebihi apa yang mulut mampu ucapkan. Sebab dari situ, aku mampu menggambarkan indah-dan perihnya kehadiran seseorang dengan ribuan kata-kata. Tentang lekuk-lekuk bibir indah, tentang senyuman yang lebih luar biasa ketimbang senja, tentang mata sendu yang menatap penuh cinta, tentang punggung yang tanggal, tentang seseorang. Menulis, adalah caraku menggambarkan bahagia dari sudut yang berbeda. Di lain hal, aku kerap menulis karena aku sadar terkadang ucapanku tak pernah di dengar lagi, terkadang kecewaku tak di pedulikan lagi. Bahkan, ada suatu ketika di mana pendapatku tak di perhatikan sama sekali. Tulisanku adalah perihal apa yang aku rasa ketika mulut enggan berbicara, dan ketika telinga mereka enggan mendengarkan. Dengan menulis aku pun belajar: hanya karena masa lalu tidak sesuai dengan apa yang kau inginkan, tidak berarti masa depan tidak akan sebaik yang kau bayangkan. Hadir dan bacalah. Maka kau telah membaca separuh hidupku, separuh isi kepalaku, separuh luka-luka masa laluku, separuh rasa bahagiaku; dan seluruh duniaku.
Alle rechten voorbehouden
#677
hilang
WpChevronRight
Word lid van de grootste verhalengemeenschapOntvang persoonlijke verhaal aanbevelingen, sla je favorieten op in je bibliotheek en geef commentaar en stem om je gemeenschap te laten groeien.
Illustration

Je bent misschien ook geïnteresseerd in

  • Can You Give Me One More Chanche
  • Ketika Tulisan bercerita?
  • Menanti dalam istiqomah
  • Perihku Ditinggalkan
  • Sunyi Hati Hampa Semesta
  • Mahligai Sunyi
  • Ruang Kosong di Antara Jingga
  • SEMESTAKU [Segera Terbit]
  • Untuk Seseorang yang Belum Pernah Kutemui [Sudah Terbit] (New Cover)

Aku hanya lupa bagaimana caranya menyatakan cinta... dan menjaga hatinya. ~rendy *** "buku ini, menceritakan kisah sebuah hati yang mengalami rasa sakit berkali-kali, hancur berkeping berulang kali, tapi tidak pernah menyerah untuk mencintai. Intinya hati kita itu kuat buat melakukan itu semua, cuma mungkin karna kita merasa tidak kuat menahan rasa sakit nya... kita menyerah gitu saja. Padahal masih ada kesempatan, inti dari cerita ini adalah kisah sebuah hati yang membutuhkan kesempatan." Jawab ku mengakhiri pertanyaan sang wartawan itu. kini semua nya berdiri dan memberikan tepuk tangan pada ku. Tapi satu-satu nya objek yang berulang kali aku tatap adalah gadis itu. sejak dulu aku tidak pernah bisa mengalihkan tatapan ku dari nya, kini itu pun terulang lagi. Ya Tuhan, jagalah kebahagiaan nya untuk ku.

Meer details
WpActionLinkInhoudsrichtlijnen