PIECE
  • WpView
    Reads 23
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Apr 2, 2019
Mengumpulkan kepingan-kepingan, lalu merangkainya seperti puzzle yang sengaja dibuat acak. Bedanya, puzzle ini tidak memiliki wadah maupun bentuk konstan. Waktu kerap merubahnya tanpa izin dari Iris. Alhasil, Iris kepayahan saat mencoba menyusunnya kembali ketika malam hari. Putus asa sering bertamu dalam pikirannya. Lebih baik mencari wanita lain ... setan di kepalanya berbisik terus-menerus. Ia menulikan rungunya, membutakan netranya, memfokuskan hati pada putri salju yang kehilangan setengah dirinya. "Azalea itu nyata, hanya saja sekarang ia tidak nyata," elak Iris pada setiap orang yang mengendurkan harapannya. Iris bersikukuh menampik segala macam godaan. Sesuai dengan namanya, 'Iris' yang berarti harapan dan kekuatan, ia terus berpegangan pada setiap kemungkinan logis yang ada. Harapannya sederhana; merangkai kepingan-kepingan milik Azalea.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ARFANAZ (COMPLETED✓)
  • Calvarie | Revisian [Segera Terbit]
  • PROSA "Proyeksi Rasa" [END]
  • Aderaga [ON GOING]
  • Yuki & The Fractured Realms: When a Boy Became a Faerie
  • RAVIEL [END]
  • PESAN UNTUK RAYAN
  • About Aidan ✔️
  • Tentang Kita
  • AZALEA

Nazelya Arvalynz. Perempuan yang mempunyai senyum yang begitu manis bisa membuat kaum Adam terpesona dengan senyumannya itu. Ketua Osis SMA Bersana School yaitu Arfano Haudan yang dulunya memiliki sifat yang begitu dingin dengan semua orang kecuali hanya keluarga dan teman-temannya. Namun saat Arfan sudah mulai mencintai Nazelya wakil ketua Osisnya, sesuatu yang tak pernah Arfan duga terjadi. Hatinya kembali hancur karena orang yang ia Cintai, akankah mereka berdua bersatu kembali dalam takdir yang sudah digariskan atau Tidak? "Marry Me?" "Maaf-----aku......" ❛❛Ku Ucapkan Terimakasih Atas Pengorbanan Dirimu Yang Sudah Mau Mencintai Diriku Dengan Tulus Tanpa Minta Apapun Dariku. Kita Memang Sama-Sama Mencintai Tapi Kalaulah Takdir Sudah Berkata Lain Kita Tidak Bisa Berbuat Apa-Apa, Sungguh Aku Mencintaimu.❛❛

More details
WpActionLinkContent Guidelines