We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
SuaraMentari : FAJAR ✔

SuaraMentari : FAJAR ✔

  • WpView
    Reads 86
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadComplete Sun, Feb 2, 2020
WpInfo
Non-Fiction
Ini kisahku dengannya, akan kutuliskan walau tidak sedetail mungkin. Kisah cinta yang diawal akan sangat membuat banyak orang iri. Aku beruntung memilikinya, sempat. Dia yang memanggilku lain daripada yang lain, yang membuatku jatuh kedalam kata-kata puitisnya, yang membuat hidupku berubah 180 derajat. Aku sangat rindu dirinya. Mari, kuperkenalkan kepada kalian semua. Hati-hati jika kalian ikut terjebak denganku, aku tidak tanggung jawab. Silahkan menikmati ... --- "Namaku tari, bukan mentari" "Iya, tau" "Darimana?" "Tadi, dikoridor sudah kamu bilang" "Terus, kenapa masih memanggilku mentari?" Dia tertawa kecil, "kenapa kamu menoleh kalau kamu bukan mentari?" ---
All Rights Reserved
#320
mentari
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • PETRICHOR [Lengkap]
  • Semu [Completed]
  • ANASTASIA [COMPLETED]
  • Rainangkasa [TERBIT]✅
  • WAKTU UNTUK BIRA
  • Ilusi
  • The Last Birthday With You
  • Mentari Sebelum Hujan (SQUEL RAINA HUJAN TELAH DATANG)

Di bumi manusia itu aneh. Menginginkan hujan, tapi takut kehujanan. Menyukai panas, tapi tidak mau kepanasan. Seperti halnya Rain yang membenci hujan. Karena hujan adalah kebencian dan petir adalah ketakutan. Bukan berarti ia juga menyukai panas. Ia tidak menyukai kedua musim itu di bumi. Jadi, apa yang ia suka? Jawabnya mendung. Di bumi mendung tercipta karena adanya awan. Nama yang sama seperti sahabatnya. Apa itu artinya Rain juga menyukainya? Tidak! Maksudnya tidak sekedar menyukai, Rain sudah mencintai. Kalau Awan juga menyukai hujan, apa itu artinya Awan menyukai Rain? === "Bagaimana hubungan kita ke depan?" "Jalani saja dulu, semua butuh proses kan?" "Kalau kita sama-sama bosan?" "Wajar, nanti juga bosannya hilang." === "Harus menunggu sampai kapan biar kamu suka sama aku?" "Sampai kapanpun kita itu teman." "Nggak bisa lebih?" "Bisa. Kita sahabat." "Bukan itu maksudku. Kalau memang kamu enggak pernah ada rasa kenapa enggan berterus terang? Kenapa membiarkanku larut dalam harapan?" "Karena berharap membuatmu senang bukan?" ==== 25/05/19 01.00am

More details
WpActionLinkContent Guidelines