Marriage for benefits

Marriage for benefits

  • WpView
    LECTURES 18
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Chapitres 2
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication mer., avr. 24, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Aku Qaliesya Annora, saat aku harusnya menikmati masa-masa indah perkuliahan seperti yang lain. pergi berpesta sampai pagi dan travelling dengan teman-teman. Tapi aku harus bekerja keras, untuk kuliah dan membiayai kebutuhanku dan Ayah. Kadang yang kita jangkakaan tidak sesuai dengan realita. Pertemuanku dengan Austin Lothier mengubah haluan hidupku. Bahkan, cita-citaku. Semua scene dalam cerita ini adalah fiktif, tidak ada kaitannya dengan kehidupan cast yang saya pakai. Dan sebarang "mature content" saya hadirkan sebagai pembelajaran bersama. BUKAN UNTUK DITIRU!!! AMBIL POSITIVEnya. yang negative jadikan acuan (yes/no) untuk bertindak, yaa sugar! Silahkan skip bagi yang tidak suka.. 🌻
Tous Droits Réservés
#611
istri
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Trapped By A Pervert
  • Married With A Little Girl [REVISI]
  • NARENDRA, SPOILED HUSBAND (END)
  • Antagonis Kesayangan Ku! END ✔️
  • Mahligai Adhyaksa #1 Unplanned Love Series
  • Silent, Please! (Re-up)
  • Trial & Error
  • AKSARA
  • ANTAGONIS MOTHER || REVISI

[END] Anneth Andira Pramudya adalah seorang mahasiswa tingkat tiga yang tinggal bersama papanya di Sydney. Mereka pindah sejak Anneth berusia 13 tahun. Kedua orang tuanya bercerai dan Anneth lebih memilih mengikuti sang papa dan harus rela berpisah dengan mama dan kakaknya yang tinggal di Jakarta. Edward Andrew McCharter, pengusaha muda yang cukup berpengaruh di Sydney. Dirinya tak pernah merasa kekurangan materi sejak kecil karena bisa dibilang ia dibesarkan dengan sendok emas di mulutnya. Edward adalah gambaran pria idaman seorang wanita. Namun percayalah, pria itu tak pernah menjalin hubungan yang serius hingga usinya memasuki 29 tahun. *** "Can I hug you?" Bisiknya dengan suara lirih. Aku kembali menatapnya. "Sorry, I know we're stranger. I dont mean anything" ujarnya dengan cepat saat aku tak meresponnya. *** "Terima kasih. Tapi saya harap kamu akan melupakan kejadian ini. Dan jika suatu saat kita bertemu, saya akan menghargainya jika kamu tak mengungkit hal ini" ujarnya. *** "Saya yakin kamu bisa merasakannya bukan?" Bisik pria yang ada di belakangku. "You're a pervert Mr. McCharter" balasku membuat pria itu terkekeh . *** Penasaran dengan kelanjutannya?

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu