Ketika malam turun sekali lagi, membayangi tubuh lusuh kesepian. Menggais-gais kehidupan di antara tumpukan kematian dan kesengsaraan. Mungkin, suatu saat nanti ada bagian yang kita rindukan, tapi untuk sekarang. Mari biarkan membusuk dulu.
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.