We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Arga
  • WpView
    Reads 13
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Apr 3, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Aku telah melangkah melewati beribu-ribu jarak, beribu-ribu hari, membawa ruang kosong di hatiku. Cinta telah kutitipkan pada masa lalu, tetapi aku masih menyimpan sehela harapan masa depan bersamamu. Aku masih ingat hangat jari jemarimu di pipiku, membawakan getar hidup yang hilang bersama langkah kakimu yang menjauh. Lalu, hari ini, kau berdiri dihadapanku, menatapku lekat, seolah membiarkanku membaca gurat-gurat kisah yang selalu kau sembunyika. Aku hanyut dalam diam, seketika mengulang kembali sebuah kisah cinta dalam benakku. Kali ini, apakah hanya cinta yang kau bawakan untukku ? Dan, apakah kau berharap aku menyambutmu dalam peluk hangat dan isak penuh kerinduan ? Tapi, aku takut cinta seperti pelangi yang indah terlihat, tetapi ternyata hanyalah ilusi. Dan, aku khawatir ketika mendapatimu hanya terdiam. Apakah kau pun mulai ragu dengan cinta, cinta yang kau bawakan kemarin untukku ?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 31 Months for You (Revisi)
  • CARAKU MENINGGALKANMU
  • [LS1] RAINEESME (Completed)
  • Mahligai Sunyi
  • seribu tanya tak terjawab
  • MENCINTAIMU, SEINDAH TUHAN MENCIPTAKANMU
  • Dear Kamu : My One and Only Crush On My Life
  • RANNA
  • Aku Dan Runi
  • Another Me

"Tidak semua cinta harus disuarakan. Tidak semua harap harus digenggam. Kadang, mencintai diam-diam adalah satu-satunya cara bertahan." Alia tidak pernah menyangka bahwa satu tatapan singkat di awal masa kuliahnya akan mengubah segalanya. Septian, lelaki dengan sorot mata tenang dan senyum yang jarang muncul, perlahan tumbuh menjadi pusat semesta kecil di dalam hatinya. Selama tiga puluh satu bulan, Alia menyimpan rasa itu sendiri. Dalam doa-doa sepertiga malam. Dalam senyum pura-pura. Dalam perasaan yang tak berani ia akui, bahkan pada dirinya sendiri. Namun ketika kedekatan itu mulai tumbuh, semesta justru menguji dengan luka lama, rasa minder, dan kenyataan bahwa tidak semua yang kita doakan bisa kita miliki. Ini adalah kisah tentang cinta diam-diam, perasaan yang tumbuh tanpa janji, dan perjuangan mencintai diri sendiri di tengah luka yang belum sembuh. Pelangi di Balik Hujan Rindu bukan sekadar romansa. Ia adalah perjalanan tentang harapan, kehilangan, dan keberanian untuk melepaskan... meski hati belum benar-benar rela.

More details
WpActionLinkContent Guidelines