My Childish Bad Boy

My Childish Bad Boy

  • WpView
    Reads 372,880
  • WpVote
    Votes 16,396
  • WpPart
    Parts 32
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jun 6, 2025
Adam jatuh cinta pada Wulan, tak ingin jika gadis itu meninggalkannya. Dan Wulan yang luluh pun karna perlakuan manis Adam, mulai menerima Adam. Namun, suatu rahasia besar, membuat Wulan dan Adam harus menelan pil pahit kehidupan, memaksa keduanya untuk melupakan rasa yang membuat keduanya sudah sangat nyaman. Pertanyaannya, bisakah rasa itu hilang? Jika Adam sendiri tak terima dengan kenyataan yang ada, karna apapun yang terjadi, yang diinginkan Adam hanyalah Wulan. Catatan: Sikap childish dan bad boy dalam cerita ini tidak terlihat secara gamblang, hanya tersirat seiring berjalannya cerita. Terima kasih.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nissa & Nathan (COMPLETED)
  • DIA (Completed)
  • Badai Tak Berujung [ON GOING]
  • KIARILHAM【END】
  • Ali Arkhan
  • (Not) A Dream School (On Going)
  • Still You [END]
  • The Price of Possession ✔[Terbit]
  • Ketika Cinta Tak Lagi Gratis ❤️ ON GOING ❤️
  • Aderaga [ON GOING]

(TAHAP REVISI) Nissa adalah siswi kelas XI IPA1 yang menyukai Nathan. Teman sekelas sekaligus The Most Wanted Boy SMA Bintang Mandiri. Berbagai hinaan dan cacian yang ia dapatkan tidak dipedulikannya, karena baginya yang terpenting adalah mendapatkan cinta seorang Nathan Lamborghini Tara. Semua berjalan mulus hingga seseorang di masa lalu Nissa datang disaat saat ia sudah lelah dengan semua perjuangannya. *** "Lo itu murahan atau apa, sih? Udah berapa kali gue bilang, jangan pernah deketin gue lagi. Lo budeg atau tuli, sih?" Nathan berucap ketus seraya menatap wajah perempuan yang sedang menunduk didepannya. "Huuu," sorak siswa siswi yang berada disana. "Gue emang udah tuli gara gara lo, tapi gue bukan murahan," Nissa menjeda sebentar. "Lo bilang gue pengganggu? Gue cuma pengen dapetin hati lo, apa itu sulit?" "Tapi gue enggak suka sama lo. Lo cuma pengganggu di hidup gue," Nissa tersenyum getir. "Gue pengganggu?" tanya Nissa dengan suara bergetar. "Fine, mulai sekarang gue gabakal ganggu lo lagi." Hati Nathan terasa tidak rela mendengar itu. Ia terus menatap langkah Nissa yang berjalan semakin jauh didepannya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines