Creditis

Creditis

  • WpView
    Reads 79
  • WpVote
    Votes 14
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadComplete Sun, Apr 7, 2019
"Jiwa yang suci tak akan pernah mati." Awalnya, Cesyora merapal itu dengan baik. Bahkan, di awal ujian sekalipun, ia yakin akan baik-baik saja. Namun, di pengorbanan anak-anak gadis Athena, Cesyora melihat salah satu anak yang membuatnya berubah pikiran. Di sinilah, ia akan menimbulkan kehancuran hanya karena ingin menyelamatkannya. [ONESHOOT FANTASY]
All Rights Reserved
#436
mitologi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • A Perfect Star
  • Mitologi Yunani (Lengkap)
  • SUNSUN Oneshot Compilation
  • YUNANI : A Rebellious Luna [COMPLETED]
  • We Are
  • Twinblossom
  • 7 Ancient Artifacts

"Pembacaan ayat suci Al-Qur'an," ucap seseorang yang menjadi protokol dalam upacara hari Senin. Lantunan ayat suci yang begitu merdu pun menggema, hingga dapat menghipnotis siapa saja yang mendengarnya. Termasuk seseorang yang kini sedang mati-matian menahan degupan hatinya. Dialah Jennaira Shanum Wiratama. Ini bukan kali pertama gadis yang akrab disapa Jenna itu merasa berdebar. Setiap mendengar seseorang yang melantunkan ayat suci di depan sana, degupan hati Jenna bagai kembang api yang ingin meledak. Jangan ditanya, dia pun tak tahu mengapa suara orang tersebut bisa membuatnya seperti itu. Di samping itu, Jenna bisa merasakan ketenangan dan kedamaian saat mendengarkannya. Kalau bisa, dia ingin setiap hari mendengar lantunan itu. Bagaimana ini? Hatinya telah tersentuh oleh seseorang yang bahkan dia sendiri pun belum tahu namanya. Benarkah Jenna hanya mengagumi suaranya saja? Akankah dia mengagumi

More details
WpActionLinkContent Guidelines