Esperando

Esperando

  • WpView
    Reads 174
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Nov 26, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
••••••••• S l o w U p d a t e "Jauhin gue!" geram Andra "Ga mau" jawab Zeera santai "Mau lo apasih hah?gue kan udah bilang sama lo kalau gue gak suka sama lo" Bentaknya dengan wajah yang merah padam penuh emosi "Iya Zeera tau kok. Hari ini emang kak Andra belum suka sama Zeera, tapi besok siapa yang tau? Bisa jadi kak Andra udah suka sama Zeera. Makanya Zeera harus mastiin tiap hari " "Aggrrr....Terserah lo deh" kesal nya pergi meninggalkan Zeera yang memandangnya sendu 'Aku sudah pernah merasakan semua kepahitan dalam hidup. Dan yang paling pahit ialah berharap pada manusia' Ali Bin Abi Thalib •••••••••••••
All Rights Reserved
#83
terluka
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • INI CINTA BUKAN BENCI
  • Hurry Hutt  Frei Wolfsmadchen
  • My Name is SYANARA (COMPLETED)
  • Korban silaturahmi [TAMAT]
  • ALFAREZI [On Going]
  • HEARTBREAKING (On Going)
  • F A K E ? [End]
  • ALRIN
  • Don't Talk About Money

"Seharusnya ini cinta bukan benci tapi kamu sendiri yang membuat cinta ini menjadi benci, Masa masa itu masih tajam di ingatanku kak, disaat kita saling sembunyi dalam ego kita masing - masing. Aku tahu kamu masih mencintaiku, tapi kamu tidak bisa jujur dengan hati kamu sendiri... Entah apa yang kamu pikirkan, aku nggak perduli. Sekarang semua telah berubah. Aku hanya mengenalmu dengan sikap dan tatap saja. Tak pernahkah terlintas di pikiranmu tentang aku? Sejujurnya aku rindu, tapi untuk apa. Kamu takan mengerti. Aku harap dapat pergi dari keadaan ini. Ya, mungkin tak sanggup karna satu kesalahanku, mencintaimu terlalu besar..." Ujar Aira kepada pria yang ada dihadapannya itu. Rafy hanya terdiam seribu bahasa, semua perkataan Aira membuatnya berpikir. "Sekarang, lebih baik kamu pergi. Aku udah nggak perduli. Kamu ingin tahu kan isi hatiku? Itu isi hatiku" Aira pergi berlari menjauh dari Rafy. **** *Guys.. Jangan lupa dibaca ya ceritaku, maaf kalau masih ada salah salah kata. Maklum, masih baru* 😊😊

More details
WpActionLinkContent Guidelines