Story cover for Proditor!  by ndayyy15
Proditor!
  • WpView
    Bacaan 171
  • WpVote
    Undian 58
  • WpPart
    Bahagian 3
  • WpView
    Bacaan 171
  • WpVote
    Undian 58
  • WpPart
    Bahagian 3
Sedang Ditulis, Pertama kali diterbitkan Apr 03, 2019
Aku mulai melangkahkan kakiku melewati gang kecil yang sangat gelap. Ingatanku pun sedikit kembali mengulang peristiwa itu. Aku terus melangkahkan kakiku, hingga aku tahu bahwa ternyata gang ini adalah jalan buntu. Seketika tubuhku lemas dan keringat dingin. Bayangan peristiwa itu semakin menghantui pikiranku. Dalam keadaan tubuhku yang sudah melemas, kurasa aku sudah tak sanggup untuk berjalan. Air mata mulai menghujani wajahku, hingga terdengar suara langkah kaki seseorang mendekat. Ketika langkah itu terdengar semakin jelas dan kurasa ia sekarang sudah tepat di depan ku, Tiba-tiba Lampu remang-remang mulai menyala, langsung ku lihat siapa orang dihadapanku ini.

"Gue rasa kita gak perlu kenalan lagi?" ucapnya membuatku gemetar, wajahnya menyiratkan kemarahan besar.

"Lo kenapa?" tanyaku takut dan juga bingung maksud perkataannya.

"Lo tanya gue kenapa? Lo yang kenapa! Lo yang kenapa hancurin hidup gue, lo rebut Rey dari gue, lo rebut semua yang gue sayang, sampai perhatiannya Zevan pernah lo rebut dari gue!" bentak seseorang dihadapanku dengan air matanya yang mulai turun. 

"Mm-maaf." Aku menunduk tak berani menatap mukanya lagi, hanya kata maaf yang dapat ku katakan. Aku benar-benar tak menyangka akan jadi seperti ini.

"Maaf kata lo? Lo udah terlalu menyiksa gue selama ini," ucapnya beserta isakan tangisan, setelah itu ia mengeluarkan sesuatu dari belakang tubuhnya, "Mungkin dengan ini, luka yang gue rasain akan sembuh dan gue bisa maafin lo." Ia menarik daguku  untuk memperlihatkan benda yang ia ambil tadi. Betapa terkejutnya aku, itu adalah pisau yang sangat tajam.

"Selamat tinggal Shireen Anastasya."
Hak Cipta Terpelihara
Daftar untuk menambahkan Proditor! pada pustaka anda dan menerima kemas kini
atau
#14misteripembunuhan
Garis Panduan Isi
You may also like
RAISEN oleh depzzz_
9 bahagian Cerita Lengkap
Tak sadar ia menabrak dada bidang seseorang, karena ia tidak fokus melihat jalannya. Matanya terpejam dan tangannya berada di dada bidang seseorang yang ia tabrak itu. "Awws, eh sorry sorry gue ga fokus liat jalan nih, maaf ya" ujar Rai sambil melangkah mundur menjauh dari tubuh si cowok yang ia tabrak itu. Ia mendongak, melihat siapa yang ia tabrak itu, lalu. "Lo !!, aduh kayanya lo tuh sering banget si cari masalah mulu sama gue !!" Kata Rai sambil menatap si cowok itu. "Emang gue punya masalah apa sama lo" ujar si cowok itu sambil menaikan alisnya sebelah dan memasang wajah datar nya. "Heh manusia es, lo tuh ga pernah nyadar yah, kalo lo tuh banyak salah sama gue !!" Kata Rai yang sudah kesal dengan si cowok itu. "Pertama,Lo udah ngambil lahan parkir gue kemarin ,kedua,Lo itu kemaren udah nabrak gue di kantin dan baju gue basah karena lo, tuh uda gua ingetin !!" lanjutnya dengan nada tinggi dan kesal. Sekarang ia sudah seperti singa betina yang sedang ngamuk, karena saking kesal nya dengan cowok itu. "Oh itu. Maaf " ucapnya dan langsung pergi bergitu saja dari hadapan Rai. Rai melongo sambil mengepalkan tangannya. Baru kali ini dia bertemu dengan cowok yang irit kata, dan songong kaya dia. "Arrrgggghhh, kesel gue sama lo, awas aja gue ketemo lagi sama lo!! Dasar Es batu berjalan,songong !!" Umpat Rai sambil menghentakan kaki, dan berjalan ke kelasnya. Dasar singa, serem juga dia - batin Arsen dalam hati. Oke gais kalo kalian penasaran gimana ceritanya.... cus baca aja ya Jangan lupa vote and comment ya👍✌ Salam Halu ✋ Jangan lupa follow juga 😙 depzzz_ 2020
You may also like
Slide 1 of 10
AYKA cover
RIAREZ : dendam dalam cinta (END) cover
Rama Prananta (Sudah Terbit) cover
Rumah Tanpa Atap cover
Because I'm Stupid (End) cover
RAISEN cover
[NCT DREAM] Seven Boys In My Life || arasweetstrawberry ✔ cover
SamLova [Terbit] cover
Ellara Le Runa cover
DIRA  [HIATUS DULU] cover

AYKA

11 bahagian Cerita Lengkap

"Ayya suka sama Aka" "Gue gak peduli" Jawab lelaki itu acuh. "Aka suka gak sama Ayya?" Tanya gadis itu dengan tatapan penuh harap dan senyum yang tak pernah luntur. "Nggak" Ia mempercepat langkahnya untuk mengimbangi kaki jenjang si most wanted "Kalau istirahat nanti?" "Nggak" "Pulang sekolah?" "Nggak" "Bes--" "GUE BILANG ENGGA YA ENGGA!!" Teriaknya kencang tepat di depan wajah Ayya. "DAN BERHENTI MANGGIL GUE AKA. NAMA GUE RAKA, RAKA ADIPUTRA RAHARDIAN" tekannya, kemudian tanpa rasa bersalah ia meninggalkan gadis itu begitu saja. Ayya menatap punggung Raka yang semakin menjauh "Ayya yakin kok sekeras-kerasnya batu masih bisa dihancurin dan sebeku-bekunya es masih bisa diluluhin" ucapnya yakin, tidak lupa dengan senyum yang menghiasi bibirnya.