Raika
  • WpView
    Reads 47,644
  • WpVote
    Votes 3,198
  • WpPart
    Parts 66
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Sep 21, 2024
Namaku Raika,berumur 15 tahun,kelas sepuluh atau biasa disebut kelas 1 SMA,Rambutku panjang ikal berwarna hitam,di sekolah baruku, aku hanya memiliki satu teman dekat.Awalnya aku hanya seoarang siswi pelajar SMA yang biasa-biasa saja,pelajar yang selalu datang terlambat kesekolah,tidur dikelas dan tidak lernah mengerjakan PR. Sampai aku tidak sengaja memakai jam yang seharusnya tidak kupakai.Entah teknologi canggih apa yang mereka buat pada jam itu hingga bisa berubah menjadi sebuah kacamata,dan ketika aku memakainya aku seperti bisa melihat apa yang akan orang lakukan ke depan, bisa melihat sesuatu yang kucari dalam jarak jauh, dan hal-hal hebat lainnya. Mereka bilang aku adalah orang terpilih, orang pertama yang sudah di pilih langsung oleh jam tersebut.Siapa sangka,penjelasannya ternyata lebih rumit dari sekedar orang terpilih. Semua berlalu begitu cepat, hari demi hari,minggu demi minggu,dan bulan demi bulan. Aku Raika,percaya tidak percaya aku dapat mengeluarkan air melalui tangan .
All Rights Reserved
#201
academy
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Girlfriend Is A Shadow
  • Crome Project
  • WIZARD (Broken Butterfly) END
  • Little Agent
  • ARIA The Series [season 1] THE AND
  • The Agents ; ✔
  • my true love is different from the others
  • REBEL HEART "The Beginning Of Rhythm"

Di suatu hari, seorang anak remaja berusia 16 tahun tengah duduk di sebuah taman belakang sekolah yang sudah sepi dari para murid SMA Garuda di Jakarta. Saat itu, remaja tersebut sedang menangis dalam diam sembari menyandarkan kepalanya di batang pohon. Matanya terpejam kuat, isaknya kian terdengar walau sudah ia tahan. Nama pemuda tersebut adalah Aiden William Abhivandya. Singkat kata dan singkat cerita, dia mengalami depresi karena Ayah dan Ibunya yang baru saja meninggalkan dia untuk selamanya. Tidak, bukan meninggal, melainkan meninggalkan dia hanya seorang diri tanpa di temani siapapun. Ya, dia sendiri, dan apakah kisahnya akan berakhir sampai situ saja? Tentunya tidak. Kisahnya berlanjut kembali ketika ia bangun dari kamar mandinya, dan ia terkejut dengan adanya 'sosok wanita berparas cantik' duduk di sofa ruang tamunya. Siapa dia? Apa gadis cantik itu hantu? Dengan rasa takut yang sudah memupuk di dalam hatinya, ia mencoba memberanikan diri untuk bertanya pada gadis cantik yang tengah menatapnya dengan lekat. "Kau ... siapa?" tanya Aiden dengan raut wajah bingung. Gadis tersebut tersenyum lalu bangun dari duduknya, ia mengulurkan tangan kanannya dan kemudian tersenyum manis, "Aku ... adalah 'bayanganmu, Aiden." Pertemuan dan perkenalan saat itu membuat Aiden langsung jatuh terduduk lemas karena dia baru saja mendengarkan kata-kata yang tak dapat ia pikirkan dengan nalarnya. "Dia ... bayanganku?" Ia tersenyum, "Konyol sekali!" Dan pada akhirnya, Aiden menganggap bahwa gadis cantik tersebut adalah gadis aneh. Dan ... kisah dilanjut ke Eps 1 oke 👻 Bye.

More details
WpActionLinkContent Guidelines