Sajak Rindu

Sajak Rindu

  • WpView
    Odsłon 1,177
  • WpVote
    Głosy 71
  • WpPart
    Części 13
WpMetadataReadZakończone pon., paź 21, 2019
WpInfo
Poezja
Aku masih menunggu, kembalilah. Aku disini, jangan takut. Aku takkan berpaling, Aku masih menjadi rumahmu. Rumah yang dilupakan. Rumah yang ditinggal, Rumah yang tak lagi nyaman untuk Tuannya. Benar, kan? Maaf, aku hanya bisa merindu. Maaf aku tak bisa membuatmu nyaman. Apa dia kembali dan membuatmu nyaman? Jika iya, selamat akhirnya kamu menemukannya.
Wszelkie Prawa Zastrzeżone
Dołącz do największej społeczności pisarskiejOtrzymuj spersonalizowane rekomendacje dzieł, zapisuj ulubione dzieła w bibliotece oraz komentuj i głosuj, aby rozwijać swoją społeczność.
Illustration

To może też polubisz

  • Desir Arah
  • KELINCI DI PADANG ILALANG (Yizhan) End ✅
  • YANG TERCINTA create by NYI PENENGAH DEWANTI (anzu megumi repost)
  • Aku mengerti, Tapi luka
  • Remember Me As A Time of Day✅
  • Dermaga Masa Lalu
  • PROMISE (NARUHINA)
  • Mengunci Ingatan
  • WRONG
  • MY HEART IS BEATING

Jauh sebelum lintang bintang memudar Dia pernah berpikir ke arah mana kaki melangkah Dengan rasa lelah memuncah Tertatih-tatih kehilangan arah Lalu suatu ketika dipenutup oranye cerah Tangannya mengepal menemukan rumah Yang tak pernah menjadi pernah Dan dia merengkuh kesah Pelangi pernah bilang bahwa dia manusia paling pelupa mengenai jalan pulang, sedangkan Haysel pernah bilang bahwa ia hanya anak cowok yang tidak punya jalan pulang. Dari sebalik ruang gelap kamar sunyi milik Russel, cowok itu bergumam sendu. Ia bingung, bagaimana caranya mengumpulkan keberanian untuk pulang? "Belum pulang?" "Sebentar lagi," jawabnya merengkah senyum cerah.

Więcej szczegółów
WpActionLinkWytyczne Treści