DELUDE (On Hold)

DELUDE (On Hold)

  • WpView
    Reads 507
  • WpVote
    Votes 60
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jun 12, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Cantik, bersuara emas, pintar nge-dance, tajir, terkenal, dan punya pacar super ganteng. Terdengar sempurna bukan? Seperti itulah kehidupan Afsheena Jasmeen. Seorang bintang pop muda yang sedang naik daun. Tetapi, yang namanya kehidupan tidak ada yang sempurna bukan? Begitu juga dengan Afsheen. Berawal dari munculnya penguntit misterius yang selalu mengawasinya hingga tragedi penculikkan yang dialaminya. Belum lagi terkuaknya fakta-fakta mengerikan yang selama ini disembunyikan oleh orang-orang terdekatnya. Dan, tentang Sheena... gadis kecil yang selalu muncul dalam mimpi-mimpinya. Siapakah dia? Mengapa dia selalu muncul dalam mimpi-mimpi Afsheen? Apakah dia merupakan bagian dari masa lalu Afsheen? Jika iya, mengapa Afsheen sama sekali tak mengingatnya? "I want to be who I am, not who everyone else wants me to be." ~Afsheen. R 15+ kalo buat author, nggak tau kalo buat kalian wkwkk ------------------------------------------------------ Written by azaraco ⛔ pembajakan ⛔ plagiat
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • LANGIT JINGGA (TAMAT)
  • ASHA
  • Mushaf Cinta Dari-Nya [ END ]
  • Hate Becomes Love [TAMAT]
  • Angsana Berbunga Untuk NATUSHA
  • Arsyilazka
  • Stay With Me
  • Abstrak

"Semua keinginan gue, gak pernah jadi kenyataan. Itu cara kehidupan menghukum gue." *** Aga, atau lebih lengkapnya Airlangga Putra Senja. Pangeran bermata kelabu paling sempurna abad ini dengan tatapan menghangatkan namun sorot mata yang terlihat begitu lelah. Ia memiliki segala yang diinginkan oleh teman-temannya. Ketampanan.Kecerdasan. Kekayaan. Bahkan kebaikan hatinya. Kecuali satu, fakta bahwa ia tak lagi memiliki minat apapun di dunia ini bahkan terhadap hidupnya sendiri. He almost perfect... Namun Caca membencinya. Tapi tunggu, sampai Aga tiba-tiba saja selalu muncul di dekatnya. Apa yang harus ia lakukan? Dan bagaimana jadinya ketika bom waktu yang terpendam dalam mata kelabu itu akhirnya meledak? Ini adalah kisah bagaimana kata-kata yang tak kau anggap berarti, terkadang mampu mendorong seseorang hingga ke tebing keputusasaan. ➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖ "BENCI BANGET!" "Gue benci sama dia. TITIK. Jangan tanya alasannya kenapa kalo gak mau tuh luka gue bikin panjang sampe ke dagu, ngerti?!"

More details
WpActionLinkContent Guidelines